Breaking News:

Puluhan Santri di Kuningan Positif Covid

Muncul Klaster Covid-19 di Ponpes Al Ikhlas, Anggota DPRD Kuningan Minta Manajemen Ponpes Kooperatif

Anggota DPRD Kuningan, Susanto dari Fraksi PKB membeirkan tanggapan terkait muncul klaster Covid-19 di Ponpes Al Ikhlas di Desa Ciomas,

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ahmad Ripai/Tribuncirebon.com
Pondok Pesantren Modern Al Ikhlas Desa Ciomas, Kecamatan Ciawigebang, Kuninga 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Muncul klaster Covid-19 di Ponpes Al Ikhlas di Desa Ciomas, Kecamatan Ciawigebang, Kuningan, Jawa Barat, mendapat tanggapan dari Anggota DPRD Kuningan, Susanto dari Fraksi PKB.

"Kami minta Satgas Covid19 lebih peka dalam penanganan dan pelayanan terhadap kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kemudian, untuk manajamen Ponpes juga harus terbuka dan kooperatif," kata Susanto saat ditemui di Kedai Juanda, Rabu (2/6/2021)

Alasan tadi, kata Susanto menyebut bahwa kasus Covid-19 ini bukan aib yang mesti ditutup - tutupi.

Melainkan kasus Covid-19 ini jelas harus mendapat perlawanan dari seluruh lapisan masyarakat hingga melibatkan instrumen pemerintah juga.

"Ya sejak awal baha4 kasus Covid-19 ini bukan aib. Tetapi kita harus kompak melawan penyebaran virus tersebut dan jelas harus waspada serta melakukan pencegahannya juga," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan santri Pondok Pesantren Al Ikhlas di Desa Ciomas, Kecamatan Ciawigebang, Kuningan Jawa Barat, yang terkonfirmasi positif Covid-19

Mereka kini tengah melakukan isolasi mandiri. Kontan mendapat penanganan dan pelayanan dari Petugas Satgas Covid-19 Kuningan.

Kepala BPBD Kuningan, Indra Bayu saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya bareng dengan tim medis Covid-19 sudah melakukan tracing medis dan memberikan bantuan logistik.

Baca juga: Warga Lanjut Usia di RW 09 Padasuka Disuntik Vaksin Covid-19 Tahap Kedua, Zero Kasus Sejak Awal Mei

Terlebih dalam beberapa hari ini, para santri yang terkonfirmasi positif Covid19 itu sedang menjalani isolasi mandiri.

"Betul sedang terjadi isolasi mandiri sebanyak 32 santri di Ponpes Al Ikhlas. Tadi kita lakukan tracing medis dan kami berikan bantuan logistik," ungkap Indra saat dihubungi tadi.

Untuk tindakan tracing, kata Indra mengaku telah kordianasi dan melibatkan para tenaga tenaga medis yang tergabung dalam Satgas Covid19 daerah.

"Tadi ada 120 santri dan tenaga pendidik maupun karyawan disana dilakukan swab tes. Untuk hasilnya, kita masih tunggu beberapa hari kedepan," ujarnya.

Disamping itu, upaya sterilisasi juga telah di lakukan oleh karyawan dan petugas di lingkungan Ponpes setempat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved