Breaking News:

Tiga Nelayan Cedok Hilang di Pangandaran, Perahu Terbalik Setelah Diterjang Ombak Kencang

Kemudian tiga nelayan lagi yakni Asep, Ade Rapi, dan Agun tim SAR gabungan Pangandaran masih melakukan pencarian korban.

Editor: Mumu Mujahidin
KOMPAS.COM
Ilustrasi tenggelam: Tiga Nelayan Cedok Hilang di Pangandaran, Perahu Terbalik Setelah Diterjang Ombak Kencang 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - Diterjang ombak sewaktu menangkap ikan (cedok) di Perairan Batu Bodas, pantai timur Pangandaran, perahu nelayan cedok terbalik, Selasa (1/6/2021) sore.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjabar.id, akibat laka laut terbaliknya perahu tersebut, lima orang nelayan asli Pangandaran menjadi korban.

Dua diantaranya yakni bernama Iwan dan ee dinyatakan selamat dan sedang ditangani tim medis RSUD Pandega Pangandaran.

Kemudian tiga nelayan lagi yakni Asep, Ade Rapi, dan Agun Tim SAR gabungan Pangandaran masih melakukan pencarian korban.

Ketua SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto menyatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya kejadian laka laut tersebut terjadi sekitar pukul 19:00 WIB.

"Itu terjadi, saat nelayan sedang cedok (nangkap ikan layang dan teri) serta posisi perahu dekat karang Bodas pantai timur pinggir tebing cagar alam Pangandaran."

"Tiba - tiba ombak kencang datang, perahu nelayan cedok langsung terbalik dan terbentur karang," ujar Sakio saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Selasa (1/6/2021) malam.

Sakio menyampaikan, setelah menerima laporan sekitar mulai pukul 19:30 pihaknya dibantu nelayan lainnya sudah melakukan pencarian korban. 

"Empat perhu SAR gabungan dibantu nelayan turun, tapi hasilnya malam ini (1/6/2021) baru dua orang nelayan yang bisa diselamatkan dan sedang berada di RSUD Pandega."

"Untuk tiga orang nelayan lagi, kita masih dalam pencarian. Kelima nelayan ini, semuanya warga Pangandaran. Data nama jelas kita masih melakukan pendataan sesuai KTP," kata Sakio.

Baca juga: Tangis Keluarga Pecah Saat Jenazah 2 Siswa SMK yang Tewas Tenggelam di Curug Rahong Tiba di Bandung

Ia mengakui, memang saat ini kondisi gelombang laut cukup tinggi, khususnya di pantai timur Pangandaran.

Sementara, pencarian untuk ketiga korban lainnya diberhentikan dan pihaknya akan melanjutkan pencarian besok pagi (2/6/2021).

"Pencarian ketiga korban nelayan beserta evakuasi perahu terbalik kita lanjut besok. Karena malam ini, tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian," kata Ia.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved