Breaking News:

Arkeolog Pastikan Ada Banyak Bangunan Berbeda di Lokasi Dugaan Candi Sambimaya Indramayu

tim peneliti kembali menemukan dinding struktur bangunan di sebelah barat laut yang mengarah dari utara ke selatan.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Peneliti saat menemuan struktur bangunan baru berup susunan batu bata di lokasi dugaan candi di Blok Dingkel, Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Minggu (30/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Hasil ekskavasi sementara, para Arkeolog menyimpulkan adanya banyak bangunan diekskavasi dugaan candi di Blok Dingkel, Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penelitian Arkeologi Situs Sambimaya, Nanang Saptono kepada Tribuncirebon.com di lokasi ekskavasi, Selasa (1/6/2021).

Nanang Saptono mengatakan, pada hari ini, tim peneliti kembali menemukan dinding struktur bangunan di sebelah barat laut yang mengarah dari utara ke selatan.

Kemudian di sebelah timurnya, ditemukan juga dinding struktur bangunan serupa yang mengarah dari timur ke barat.

Baca juga: Temuan Baru Terus Ditemukan Arkeolog, Dugaan Candi Bersejarah di Indramayu Semakin Kuat

"Ini kemungkinan saling menyambung, jadi bentuknya seperti segiempat," ujar dia.

Nanang Saptono melanjutkan, anehnya, disebelah temuan itu kembali ditemukan juga dinding struktur bangunan baru lainnya.

Hal ini menandakan di lokasi setempat, dipastikan ada lebih dari satu bangunan dengan ukuran yang berbeda-beda.

Dalam hal ini, proses ekskavasi masih akan terus dilanjutkan dengan membuka titik galian di lokasi berbeda untuk mengungkap temuan lainnya.

Masih disampaikan, Nanang Saptono, tim Arkeolog saat ini sudah mencoba melakukan penggalian sedalam 1,6 meter.

Semakin digali, fakta struktur bangunan yang berhasil terungkap semakin lengkap lagi.

Hanya saja, dalam melakukan ekskavasi ini, pihaknya menemukan sejumlah kendala dengan dipenuhinya air karena lokasi ekskavasi yang berada di bawah areal pesawahan.

"Kendala utama kita air, soalnya dibawah sawah, tapi untungnya kita dibantu pompa air," ujar dia.

Baca juga: Tangis Keluarga Pecah Saat Jenazah 2 Siswa SMK yang Tewas Tenggelam di Curug Rahong Tiba di Bandung

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved