Breaking News:

Seluruh Kafe dan Warung Remang-remang di Indramayu Ditutup Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu serentak menutup paksa tempat hiburan, kafe, dan warung remang-remang.

Istimewa
Penutupan kafe dan warung remang-remang di wilayah Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Kamis (27/5/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu serentak menutup paksa tempat hiburan, kafe, dan warung remang-remang di seluruh wilayah pada Kamis (27/5/2021) malam.

Penutupan secara serentak ini dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19 atas instruksi Bupati Indramayu, Nina Agustina.

Seluruh camat, diperintahkan untuk melakukan penutupan sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

Baca juga: Habib Rizieq Shihab Cuma Ucap Kata Ini, Setelah Divonis Bersalah dan Harus Bayar Denda Rp 20 Juta

Salah satunya seperti di wilayah Kecamatan Sukra.

Di sana, Camat Sukra Achmad Mansyur memimpin langsung proses penutupan tersebut didampingi dengan anggota tim yang terdiri dari Satpol PP Kecamatan, Polsek Sukra, dan Koramil/1614 Anjatan.

Achmad Mansyur mengatakan, operasi penutupan kafe dan warung remang-remang ini sebagai bentuk apresiatif jajaran Forkompincam guna menekan penyebaran Covid-19.

Mengingat, tempat tersebut memiliki potensi yang cukup tinggi untuk penularan virus corona.

Baca juga: SOSOK Mike Maignan Kiper AC Milan Calon Pengganti Gianluigi Donnarumma, Kontraknya Hingga 2026

"Sesuai perintah dari Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten yakni ibu Bupati, malam ini kami melaksanakan penutupan kafe dan warem, tujuannya supaya penyebaran Covid-19 jangan sampai menyebar luas," ujar dia.

Masih disampaikan Achmad Mansyur, keputusan tersebut diambil setelah dilakukannya rapat terbatas antara Bupati dengan Presiden dan Gubernur Jawa Barat.

Kabupaten Indramayu sendiri, sekarang ini berada di zona oranye, pihaknya berharap, jangan sampai status tersebut justru meningkat menjadi zona merah.

Achmad Mansyur pun tidak akan segan memberi sanksi tegas apabila ketentuan penutupan ini dilanggar.

"Masyarakat diharap bisa bekerja sama untuk mencegah penularan Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan dan tidak membuka kafe dan warem selama pandemi Covid-19 atau sampai batas waktu yang belum ditentukan, jika tidak maka akan dikenakan sanksi," ujarnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved