Breaking News:

Pengedar Uang Palsu di Indramayu Diciduk

Sindikat Pengedar Uang Palsu Rp 11 Miliar Beraksi Sejak Januari 2020, Beredar di Indramayu & Lampung

Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang mengatakan, uang palsu tersebut di antaranya sudah tersebar di Indramayu dan Lampung.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Polres Indramayu membongkar sindikat pengedar uang palsu di Mapolres Indramayu, Minggu (23/5/2021) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Tim Resmob Sat Reskrim Polres Indramayu berhasil membongkar sindikat pengedaran uang palsu di Kabupaten Indramayu.

Aktivitas pengedaran uang palsu ini diketahui sudah para tersangka lakukan sejak Januari 2020.

Dari tangan tersangka, tak tanggung-tanggung, polisi berhasil mengamankan sebanyak Rp 11.500.000.000 uang palsu.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan sebanyak 4 orang tersangka. Mereka adalah CAR (52) warga Kecamatan Lelea dan SAM (42) warga Kecamatan Lohbener, keduanya bertindak sebagai pengedar.

Baca juga: Terbongkar, Tersangka Jual Rp 1 Miliar Uang Palsu Seharga Rp 5 Juta, Pelaku Cetak Rp 24 Miliar

Baca juga: Detik-detik Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu di Indramayu, Empat Orang Diringkus

Dua tersangka lainnya, berperan sebagai pencetak uang palsu, yaitu GUF (45) warga Kecamatan Bongas dan IM (46) warga Kecamatan Wuluhan Jember Jawa Timur.

Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang mengatakan, uang palsu tersebut di antaranya sudah tersebar di Indramayu dan Lampung.

"Uang palsu ini di antaranya dijual kepada warga Lampung (identitasnya belum 
diketahui) sebanyak Rp 1 miliar seharga Rp 5 juta," ujar dia didampingi Kasat Reskrim AKP Luthfi Olot Gigantara saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Minggu (23/5/2021).

Kapolres menjelaskan, uang palsu senilai Rp 11 miliar lebih tersebut pun rencananya oleh para tersangka akan disebarkan juga namun lebih dahulu terendus oleh polisi.

Dalam hal ini, polisi masih akan terus melakukan pengembangan lebih lanjut, mengingat nominal uang palsu yang dicetak pelaku dalam jumlah besar.

"Masih kita terus dalami sindikat ini karena terkait dengan uang kita tetap harus lebih keluar lagi," ujar dia.

Baca juga: Gadis SMP Tak Mau Pulang ke Rumah Usai Lebaran, Ternyata Kerap Dibuat Tak Berdaya oleh Ayah Tirinya

Baca juga: Jasad Dua Gadis Diperkosa Sopir Truk Usai Dibunuh, Kenalan Lewat Facebook Lalu Diajak Ketemuan

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved