Rabu, 13 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Ogah Mandi Bareng, Seorang Istri di Banten Disiksa Suaminya, Wajahnya Sampai Digergaji

Seorang ibu berinisial MM (50) menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya, ADF. Korban disiksa hingga wajahnya digerga

Tayang:
Editor: Machmud Mubarok
TribunBanten/Istimewa
MM (50), seorang istri, warga Kecamatan Kalanganyar melaporkan dugaan penganiayaan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya, ADF, ke Polres Lebak pada Jumat (21/5/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang ibu berinisial MM (50) menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya, ADF.

Korban disiksa hingga wajahnya digergaji oleh suaminya sendiri.

Penganiayaan itu terjadi saat korban menolak untuk mandi bareng suaminya.

Tak tahan dengan perbuatan suaminya, MM, warga Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten itu akhirnya melapor ke Polres Lebak, Jumat (21/5/2021).

MM membeberkan suami keduanya itu kerap mengajak hubungan badan saat mandi bareng selama enam tahun pernikahannya.

Baca juga: Tak Hanya KDRT, Hati Nindy Ayunda Hancur, Saat Tahu Suaminya Selingkuh Pelakor Tertangkap Basah

Baca juga: Istri Akhiri Hidup Karena Tak Tahan Disiksa Suami, Rekam Pesan Terakhir Sebelum Lompat ke Sungai

 Dirinya juga kerap mendapat penyiksaan dari sang suami saat menolak ajakan mandi bareng tersebut.

Bahkan, kali terakhir MM mengaku wajahnya digergaji hingga robek dan berdarah karena menolak ajakan mandi bareng sang suami.

"Selalu mengajak mandi bareng, dan ketika saya tidak mau, pasti saya langsung dipukul. Dan terakhir muka saya digergaji oleh dia sebelum Lebaran," katanya saat dikonfirmasi TribunBanten.com, Jumat (21/5/2021).

MM juga membeberkan sejumlah kekerasaan lain yang dilakukan suaminya.

Di antaranya saat ia menolak mandi bareng saat kunjungan ke Lebak Selatan. Saat itu suaminya marah hingga membentur-benturkan wajahnya ke tembok.

Ia juga mengaku pernah diseret di dalam rumah saat terlalu lama saat mengurus pembuatan e-KTP.

Pernah juga mulut hingga giginya dihajar kaso dan asbes saat lama berkunjung ke rumah anaknya di Tangerang pada bulan Ramadan kemarin.

"Seperti kemarin, saya ke Tangerang tidak boleh lama-lama. Begitu pulang hari Rabu, mulut saya dipukul pake asbes," tegasnya.

Kejadian terakhir, wajahnya digergaji membuat harus melaporkan kejadian yang menimpanya ke kepolisian.

MM mengatakan perbuatan suaminya itu terus dilakukan dan tidak memiliki rasa kemanusiaan kendati dirnya adalah istrinya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved