INGAT! Walaupun Anda Cuma Cek Saldo di ATM Link, Bakal Kena Biaya, Disarankan Download Versi Mobile

Nasabah akan dikenai biaya transaksi yang saat ini berlaku, yakni cek saldo Rp 4.000, tarik tunai Rp 7.500, dan Transfer Rp 6.500.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Istimewa
Ilustrasi kartu atm 

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Para nasabah Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) yakni BTN, BNI, Mandiri, dan BRI akan dikenai biaya transaksi apabila melakukan layanan cek saldo dan tarik tunai melalui ATM link. Untuk cek saldo, biaya yang dikenakan Rp 2.500 , sementara untuk tarik tunai, biayanya Rp 5.000.

Biaya transaksi ini juga akan diberlakukan kepada nasabah Bank Himbara yang bertransaksi di ATM Bank Himbara lainnya atau ATM dengan tampilan ATM LINK. Biaya yang lebih besar akan dikenakan pada nasabah BRI yang bertransaksi di ATM bank lain (selain ATM BRI, Bank Himbara atau ATM dengan tampilan ATM LINK).

Nasabah akan dikenai biaya transaksi yang saat ini berlaku, yakni cek saldo Rp 4.000, tarik tunai Rp 7.500, dan Transfer Rp 6.500.

Pemungutan biaya administrasi ini terhitung mulai 1 Juni 2021. "Biaya administrasi ini berlaku terhitung mulai 01 Juni 2021 dan seterusnya sampai dengan adanya perubahan di kemudian hari,” dikutip dari Laman resmi Jalin sebagai penyedia layanan ATM bank Himbara. Nantinya, biaya transaksi ini akan didebet langsung dari rekening nasabah pada saat nasabah melakukan transaksi di mesin ATM.

Sebelumnya, untuk layanan tarik tunai dan cek saldo di ATM Link milik HIMBARA, nasabah sama sekali tak dipungut biaya. Untuk layanan transfer di ATM antarLink tidak mengalami perubahan atau tetap dengan biaya Rp 4.000 per transaksi.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengkonfirmasi terkait adanya perubahan biaya layanan transaksi di ATM Link. Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto, mengatakan, hal ini dilakukan dalam rangka mendukung kenyamanan nasabah bertransaksi.

Baca juga: Mulai 1 Juni 2021, Cek Saldo ATM Link Kena Biaya, Tidak Gratis Lagi

"Dalam rangka mendukung kenyamanan nasabah bertransaksi maka setiap transaksi Cek Saldo dan Tarik Tunai Kartu BRI di ATM Bank Himbara (BNI, Mandiri dan BTN) atau ATM dengan tampilan ATM LINK maka diberlakukan perubahan biaya transaksi ATM LINK," ujar Aestika, Jumat (21/5).

Menurutnya, perubahan biaya transaksi pada transaksi cek saldo dan tarik tunai yang akan mulai diberlakukan pada 1 Juni 2021 ini akan berlaku sampai dengan adanya perubahan di kemudian hari.

Aestika mengimbau, para nasabah untuk dapat bertransaksi secara cashless dan melakukan berbagai macam transaksi perbankan secara digital.

"Selain dapat menggunakan Internet Banking BRI, salah satu layanan digital banking BRI yang dapat digunakan adalah aplikasi BRImo," ujarnya.

Adanya kebijakan baru ini menuai beragam komentar di masyarakat. Sejumlah nasabah yang terbiasa bertransaksi di ATM mengaku keberatan dengan hal ini. Namun, nasabah yang terbiasa bertansaksi cecara digital, mengaku tidak terlalu diambil pusing.

Baca juga: Membayar Pajak Bumi dan Bangunan di Daerah Ini Makin Mudah, Bisa Via ATM, Begini Caranya

Sabrina (25), nasabah BNI asal Kopo, Bandung, mengaku tak terlalu mempermasalahkan kebijakan ini. Pemberlakuan biaya transaksi untuk transaksi cek saldo, sama sekali tak membuatnya pusing. Sebab, ujarnya, selama ini ia lebih sering bertransaksi dengan mobile banking.

"Selama ini saya lebih sering melakukan transaksi secara digital. Kalaupun ambil uang di ATM, saya mencari ATM BNI, kalau udah kepepet banget, enggak nemu, saya pakai ATM yang ada saja, " ujar Sabrina Jumat (21/5).

Hal senada dikatakan Khansa (27), nasabah Mandiri asal Dago. Ia juga mengaku lebih sering bertransaksi menggunakan dompet digital dan mobile banking.

"Ketika uang masuk, saya membaginya di dompet digital karena di sana lebih minim pemotongan biayanya, bahkan ada juga yang gratis, " ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved