Breaking News:

Dua Ruko di Ciawigebang Terbakar

Buntut Kebakaran Ruko di Kompleks Terminal Ciawigebang Kuningan, Polisi Akan Panggil Sejumlah Warga

Kejadian kebakaran rumah dan toko yang berada di Kompleks Sub Terminal Ciawigebang berbuntut pada pemanggilan sejumlah warga. 

Istimewa
Dua ruko di kompleks Sub Terminal Ciawigebang ludes terbakar. Peristiwa yang menghebohkan warga setempat dan membuat syok pemilik ruko itu terjadi sekitar pukul 07. 00 pagi, Sabtu (22/5/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Kejadian kebakaran rumah dan toko yang berada di Kompleks Sub Terminal Ciawigebang berbuntut pada pemanggilan sejumlah warga. 

Demikian hal itu dikatakan Kapolsek Ciawigebang Kompol Yayat Hidayat saat di konfirmasi Tribuncirebon.com, Sabtu (22/5/2021).

Bentuk pemanggilan sejumlah warga atas terjadinya kebakaran itu semata untuk mintai keterangan. Pasalnya, tidak sedikit dalam musibah kebakaran ini menimbulkan kerugian materi bagi pelaku usaha di lokasi setempat.

Baca juga: BREAKING NEWS - Dua Ruko di Kompleks Sub Terminal Ciawigebang Ludes Terbakar

“Ya untuk pemanggilan dalam memintai keterangan itu akan di lakukan Reskrim Polres Kuningan. Alasannya, kan Polsek Ciawigebang sejak ada kebijakan dari Kapolri tidak boleh melakukan penyelidikan,” kata Kapolsek Ciawigebang.

Diketahui sebelumnya, sebanyak dua ruko di komplek Sub Terminal Ciawigebang ludes terbakar. Peristiwa yang menghebohkan warga setempat dan sempat membuat shok pemilik ruko tadi, terjadi sekitar pukul 07. 00 pagi.

Data terhimpun kobaran api di duga akibat tummpahan bahan bakar benis ini tersulut api yang berada di lokasi tak jauh  dari tumpahan bensin tadi. “Kebakaran terjadi pagi tadi berhasil di padamkan, akibat kebakaran dua ruko di terminal tadi ludes terbakar,” ungkap Kepala UPT Damkar Kuningan,Khadafi saat memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (22/5/2021).

Khadafi menyebut dugaan api akibat human error yang mengakibat tumpahan bensin tadi.

Berdasarkan saksi tadi, yaitu Pak Haji Sudrajat (47) warga setempat melihat Pak Saeful (37) itu sedang memindahkan bensin dari drigent ke dalam drum ukuran 200 liter sebanyak 2 buah (kapasitas 400 liter) di dapur.

“Saat itu bensin tumpah taka disadari dan kompor menyala berjarak sekitar dua meter kontan menyulutkan api hingga terjadi kebakaran demikian,”’ ujarnya.

Khadafi menyebut tumpahan bensin yang dianggap human error Saeful tadi, diketahaui untuk persiapan pembukaan usaha jualan bensin.

“Iya Pak Saeful jual bensi eceran dan saat terjadi kebakaran pemilik rumah langsung berlari keluar rumah dan memberitahukan kepada keluarga serta warga sekitar,” ujarnya.

Tidak menunggu lama dari informasi masuk, kata Khadafi, Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan kobaran api sangat cepat.

“Meski api berhasil kami ppadamkan, namaun untuk tempat usaha Pak Saeful dan bangunan ruko Studio Photo milik Haji Uu Saefudin (62) habis terbakar,” katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam perstiwa kebakaran tadi, namun total kerugian dari dua bangunan ruko terbakar itu mencapai sekitar Rp 245.060.000. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved