Kamis, 7 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Roket Hamas Kembali Jebol Iron Dome, Ternyata Begini Cara Warga Israel Selamatkan Diri

roket Hamas menerobos sistem pertahanan udara Israel untuk menerangi langit di atas kota-kota seperti Tel Aviv.

Tayang:
AFP/ANAS BABA
Sistem pertahanan udara Kubah Besi (Iron Dome) Israel bekerja keras menahan gelombang serangan roket kelompok Hamas dari Jalur Gaza, Selasa 911/5/2021) hingga Rabu (12/5/2021). 

Israel Butuh Biaya Mahal untuk Operasikan Iron Dome

Iron Dome adalah sistem pertahanan udara Israel berbasis di darat.

Secara khusus, Iron Dome didesain untuk menghalau dan menghancurkan rudal jarak pendek.

Senjata tersebut mampu menghancurkan artileri 155 milimeter yang ditembakkan dari jarak 4 mencapai 70 kilometer.

Dikutip dari DW, alat yang dikembangkan oleh Rafael Advanced Defence Systems ini mampu beroperasi dalam berbagai cuaca, mulai berkabut, badai pasir, hingga hujan.

Sistem Dome sudah dimanfaatkan Militer Israel sejak Maret 2011.

Setiap pengaktifannya, Tel Aviv wajib membayar sekitar 50.000 dollar AS, atau Rp 711 juta.

Apabila muncul serangan dari musuh, Iron Dome akan memantau pergerakan serangan menggunakan radar dan memprediksi titik jatuhnya.

Pusat kendali akan menghitung titik intersep, dan memerintahkan peluncuran sebelum misil lawan mencapai titik atau area penduduk.

Harga

Israel wajib mengeluarkan biaya mahal untuk membangun dan mengoperasikan radar dan rudal pencegat Iron Dome.

Satu rudal pencegat memiliki harga cukup fantastis, 80.000 dollar AS atau sekitar Rp 1,14 miliar (kurs Rp 14.300).

Bahkan, harga rudal pencegat Iron Dome bisa mencapai 150.000 dollar AS atau sekitar Rp 2,15 miliar per buah.

Demi memenuhi kebutuhan tersebut, Israel juga harus berhemat.

Mereka hanya akan meluncurkan rudal pencegat untuk setiap roket Hamas yang dianggap mengarah ke area penduduk atau infrastruktur penting.

()
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved