DPRD Apresiasi Upaya Pemkot Cirebon Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Pascalebaran
langkah Pemkot Cirebon yang telah menambah kapasitas ruang isolasi dan meningintensifkan testing serta tracing tingkat mikro sangat tepat.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - DPRD Kota Cirebon mengapresiasi upaya Pemkot Cirebon dalam mencegah lonjakan kasus Covid-19 pascalebaran.
Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah, menyebut langkah Pemkot Cirebon yang telah menambah kapasitas ruang isolasi dan meningintensifkan testing serta tracing tingkat mikro sangat tepat.
Pasalnya, menurut dia, selain testing Covid-19 secara acak juga diperlukan adanya data jumlah warga Kota Cirebon yang mudik saat Lebaran kemarin.
"Data dari Satgas Covid-19 tingkat RW ini penting untuk memudahkan pelacakan dan pemantauannya lebih cepat," kata M Handarujati Kalamullah melalui pesan singkatnya, Rabu (19/5/2021).
Baca juga: DPRD Kota Cirebon Serahkan Rekomendasi LKPj Wali Kota Akhir Tahun Anggaran 2020
Baca juga: Empat Raperda Inisiatif DPRD Kota Cirebon Mendapat Dukungan dari Wali Kota
Ia mengatakan, penambahan ruang isolasi juga perlu disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kasusnya.
Namun, pada dasarnya pria yang akrab disapa Andru itupun tidak menginginkan terjadinya outbreak di Kota Udang.
Karenanya, pihaknya menilai langkah-langkah yang dilakukan Pemkot Cirebon mengindikasikan kesiapan dalam mengantisipasi kemungkinan terburuk.
Andru juga mengakui langkah antisipasi yang disiapkan Pemkot Cirebon membutuhkan anggaran dalam pelaksanaannya.
"Pemkot Cirebon dalam ekspos kepada DPRS Kota Cirebon sudah merefocusing anggaran di awal untuk penanganan Covid-19," ujar M Handarujati Kalamullah.
Baca juga: Pasien Covid-19 di Kota Cirebon Bakal Dirawat di Tenda Darurat, Ini Kebijakan Pemkot Jika Outbreak
Baca juga: Ibunda dan Tante Desy Ratnasari Terpapar Covid-19, Politisi PAN Ini Sedih Tak Bisa Lebaran Bersama
Ia menyampaikan, total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 27 miliar dan diperkirakan mencukupi untuk menangani pandemi Covid-19 di Kota Cirebon.
Andru juga mengimbau masyarakat Kota Udang tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Di antaranya, memakai masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dengan orang sekitar, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.