Wisatawan Waduk Darma Kuningan Reaktif Covid-19, Calon Pengunjung Dipaksa Putar Balik
Hal itu menyusul diketahui bahwa ada calon pengunjung Wasuk Darma mengalami positif Covid-19.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Manajemen objek wisata Waduk Darma, Kuningan Jawa Barat melakukan putar balik calon pengunjung.
Hal itu menyusul diketahui bahwa ada calon pengunjung Wasuk Darma mengalami positif Covid-19.
Pengelola objek wisata Waduk Darma, yakni Adam Firdaus saat ditemui di lokasi wisata, membenarkan adanya kejadian putar balik tersebut.
"Tadi calon pengunjung reaktif positif Covid-19, kebetulan sebelumnya titik wisata ini menjadi tempat pengambilan sampel tes rapid antigen," ujar Adam, Minggu (16/5/2021).
Adam menyebut dalam pelaksanaan rapid test antigen tadi melibatkan sebanyak 75 calon pengunjung.
Kemudian dalam tindakan tadi juga di langsungkan oleh tim medis yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Kuningan.
Baca juga: Wisatawan Positif Covid-19 Saat Liburan di Indramayu Berasal dari Kuningan, Satgas Turun Tangan
Baca juga: Apes Pria di Kuningan Maling Motor Kades, Polisi Kewalahan Menahan Warga yang Mengamuk
"Ya ada 75 calon pengunjung yang kena rapid test antigen. Dari sekian banyak itu ditemukan satu calon pengunjung yang menggunakan kendaraan roda dua kena putar balik. Anehnya, dalam satu motor dari dua penumpang itu hanya pengemudinya saja dan yang dibonceng hasilnya negatif," ungkap Adam lagi.
Menyinggung soal jumlah pengunjung, kata Adam mengklaim bahwa untuk akhir pekan sekarang tercatat sebanyak 1700 pengunjung.
Jumlah ini jauh sebelumnya dari hari Sabtu kemarin, yang mencapai sekitar 3 ribu pengunjung.
"Jumlah pengunjung jauh berbeda dari dua tahun sebelumnya dan jauh dari capaian jumlah pengunjung kemarin hari Sabtu. Jumlah pengunjung saat ini hanya 1300 dan hari kemarin itu mencapai 3 ribu, sedangkan untuk dua tahun lalu jumlah pengunjung bisa tembus 5 ribu," ujarnya.
Mengenai calon pengunjung positif Covid-19, kata Adam mengaku bahwa untuk identitas lengkap bukan kewenangan manajem Waduk Darma dalam membuka, tapi untuk domisili yang diketahui bahwa calon pengunjung tadi warga Cirebon.
"Iya, untuk pengunjung tadi warga Cirebon dan saya gak tahu nama dan alamat lengkapnya," ujarnya.
Baca juga: Shin Tae-yong Blak-blakan Ungkap Keanehan Selama Melatih Timnas Indonesia, Singgung Porsi Latihan
Baca juga: Siska Janda Anak Lima Nekat Mangkal Mencari Pria Hidung Belang Saat Momen Lebaran demi Ekonomi
Tidak hanya itu, kata Adam mengaku bahwa manajemen juga merubah kebiasaan lama dalam harga tiket jual.
"Untuk harga tiket jual, sekarang alami kenaikan dari sebelumnya Rp 15 ribu menjadi Rp 17500, naik Rp 2500," ujarnya.
Mengenai fasilitas lainnya, kata Adam lokasi wisata Waduk Darma mengalami tambahan titik spot selfie yang bekerja sama dengan pemerintah desa setempat.
"Ya untuk spot selfie kita ada tambahan dan ini hasil kerjasama dengan pemerintah desa, dalam teknisnya kita libatkan masyarakat setempat," ujarnya. (*)
Kasus Serupa di Indramayu
Seorang warga Kabupaten Kuningan terkonfirmasi positif Covid-19 saat berlibur di objek wisata pantai di wilayah Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.
Pasien yang bersangkutan diketahui tengah memanfaatkan libur lebaran 2021 dengan berlibur di pantai pada Sabtu (15/5/2021) kemarin.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, sebagai tindak lanjut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satgas Kabupaten Kuningan untuk penanganan.
Baca juga: Pemotor Bebas Penyekatan Polisi dari Subang Menuju Pangandaran: Kami Mau Piknik Bukan Mau Mudik
"Kita langsung melakukan kordinasi dengan Dinkes Kabupaten Kuningan serta memberikan rujukan kepada Puskesmas asal warga postif tersebut," ujar dia, Minggu (16/5/2021).
Deden Bonni Koswara mengatakan, di sana, pasien yang bersangkutan akan dipantau tim medis.
Sejauh ini kondisi pasien diketahui tidak bergejala, ia akan menjalani isolasi mandiri di rumah.
Baca juga: Warga Cidahu Kuningan Nekat Masuk Sumur Hingga Tewas, Diduga Karena Penyakitnya Tak Kunjung Sembuh
Dalam hal ini, Satgas Covid-19 mengimbau dengan agar masyarakat bisa menjaga kondisi dengan tidak berlibur agar lonjakan kasus tidak kembali terjadi.
Sementara itu, pemeriksaan rapid test antigen secara acak ini sengaja dilakukan Satgas Covid-19 pada momen libur lebaran 2021.
Hal tersebut sebagai langkah preventif Satgas Covid-19, mengingat tingginya animo masyarakat untuk berlibur.
"Ini upaya preventif kita, bekerjasama dengan Disbudpar melakukan pemeriksaan rapid test antigen kepada pengunjung obyek wisata," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, satu wisatawan di Kabupaten Indramayu positif Covid-19.
Hasil itu diketahui setelah dilakukannya pemeriksaan rapid test antigen secara acak di salah satu objek wisata pantai di wilayah Kecamatan Juntinyuat pada Sabtu (15/5/2021) kemarin.
Saat dikonfirmasi, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara membenarkan hal tersebut.
"Benar, satu orang positif Covid-19," ujar dia, Minggu (16/5/2021).
Baca juga: Dua Anggota KKB Papua Tewas Saat Kontak Tembak dengan TNI-Polri di Ilaga, Satu Orang Melarikan Diri
Deden Bonni Koswara menyampaikan, satu orang positif Covid-19 itu merupakan warga Kabupaten Kuningan.
Saat kejadian ia tengah memanfaatkan libur lebaran di Kabupaten Indramayu.
Di lokasi yang sama, diketahui pula ada sebanyak 125 wisatawan yang dilakukan rapid test secara acak kemarin.
Baca juga: Pemotor Bebas Penyekatan Polisi dari Subang Menuju Pangandaran: Kami Mau Piknik Bukan Mau Mudik
Sedangkan, sisanya sebanyak 124 wisatawan hasilnya negatif.
Pemeriksaan rapid test ini juga dilakukan di berbagai lokasi lainnya.
Hal tersebut sebagai langkah preventif Satgas Covid-19, mengingat tingginya animo masyarakat berlibur di libur lebaran 2021.
"Ini upaya preventif kita, bekerjasama dengan Disbudpar melakukan pemeriksaan rapid test antigen kepada pengunjung obyek wisata," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/tenaga-ahli-anggota-dpr-ri.jpg)