Breaking News:

Jalur Alternatif Cirebon - Kuningan Macet, Petugas Lakukan Buka Tutup Arus Kendaraan

Memasuki H+1 suasana perayaan lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, sejumlah jalur di Kuningan mengalami kemacetan.

Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Jalur Alternatif Cirebon - Kuningan alami kemacetan dampak membludaknya warga menuju lokasi wisata 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Memasuki H+1suasana perayaan lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, sejumlah jalur di Kuningan mengalami kemacetan.

Hal itu menyusul lonjakan kendaraan roda empat dan dua mengalami peningkatan cukup signifikan.

Seperti terpantau di jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Kuningan dengan Cirebon tepatnya di pertigaan Mandirancan Desa Naggela, Kecamatan Mandirancan, Jumat (14/5/2021) sore, petugas pos pam kewalahan saat melakukan penguraian laju kendaraan tersebut.

Baca juga: Hari Kedua Lebaran Idul Fitri 2021, Arus Lalu Lintas di Tol Cipali Kosong Melompong

Baca juga: H+1 Lebaran, Ruas Tol Cipali Sumberjaya Majalengka Masih Sepi dari Arus Balik

Menurut Kepala Pospam Mandiri di lokasi sekaligus Chek Point di Mandirancan, Iptu Djunaedi mengatakan bahwa kepadatan kendaraan terjadi diakibatkan minat masyarakat dari dalam dan luar daerah Kuningan hendak melakuan kunjung ke tempat wisata di Kuningan.

"Arus kendaraan mengalami peningkatan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, ini berbarengan arus kendaraan yang pulang dari lokasi wisata, baik di Kecamatan Pasawahan maupun di Kecamatan Cilimus," ujarnya.

Selain itu, kata Iptu Junaedi Kapospam Mandirancan menyebut padatnya arus lalulintas pada sore hari ini disebabkan karena masyarakat yang khususnya asal Cirebon yang berwisata ke Kabupaten Kuningan.

"Untuk arus lalulintas baik roda dua maupun roda empat yang melintas sore ini terjadi peningkatan. Ini kaitannya dengan objek wisata yang dibuka pada libur lebaran ini," kata Junaedi.

Iptu Junaedi yang juga mantan Kapolsek Kramatmulya ini mengataka, tingkat kemacetan diprediksi mulai H plus dua hingga akhir pekan besok. "Ya untuk lonjakan arus kendaraan kami sudah memprediksi terjadi di akhir pekan besok, untuk teknis penguraian sudah disiapkan," ungkapnya.

Mengenai Jumlah personil, kata Iptu Junaedi mengaku mendapat tambahan dari anggota Polisi dari pospam yang dianggap tidak mengalami lonjakan arus kendaraan.

"Ya untuk tambahan anggota ada, itupun kiriman dari pospam yang dianggap tidak naik jumlah kendaraan sehingga terjadi kemacetan seperti ini," ujarnya.

Diketahui sebelumnya, kemacetan arus kendaraan mengular hingga satu Kilometeran, seperti dari titik sekitar lapang bola Mandirancan itu sampai simpang tiga yang menghubungkan akses perbatasan Kabupaten Cirebon. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved