Di Majalengka, Harga Daging Sapi Tembus Rp 160 Ribu dan Daging Ayam Capai Rp 48 Ribu Per Kilogram
Harga daging di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat merangkak naik. Kenaikan itu terjadi untuk jenis daging sapi, maupun daging ayam.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Harga daging di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat merangkak naik.
Kenaikan itu terjadi untuk jenis daging sapi, maupun daging ayam.
Di Pasar Tradisional Cibolerang Majalengka, daging sapi tembus di angka Rp 160 ribu per kilogram (kg).
Baca juga: KUMPULAN UCAPAN Selamat Idul Fitri 2021 untuk Keluarga & Teman, Bukan Hanya Mohon Maaf Lahir Batin
Baca juga: Bupati Ungkap Penyebab Majalengka Zona Merah Covid-19, Ternyata Karena Kasus Per Tanggal 3-9 Mei
Daging ayam sentuh harga Rp 48 ribu per kilogram.
Namun, dalam hal kenaikan, ada perbedaan antara dua jenis daging itu. Harga daging sapi yang saat ini Rp 160 ribu, naik sebesar 50 ribu dari sebelumnya.
"Kalau daging ayam, kenaikannya Rp 10.000, yang sekarang jadi di angka Rp 48 ribu itu,” ujar Kabag Umum Pasar Cibolerang, Daspin, Rabu (12/5/2021).
Ia menyebut, kenaikan harga sejumlah daging sudah diprediksi menjelang waktu lebaran seperti sekarang ini.
Kendati demikian, stok daging hingga setelah lebaran dianggap masih mencukupi.
"Alhamdulilah masih ada stok mah, nanti harga akan normal lagi biasanya di H+2 lebaran hingga seminggu," ucapnya.
Salah satu pembeli, Sony (43) mengaku tidak terlalu mempermasalahkan adanya kenaikan harga itu.
Dia beralasan, menjelang lebaran adalah saat-saat ketika pedagang daging masuk masa panen.
“Sudah biasa jelang lebaran mah naik. Tapi karena saya sering beli di langganan, dapat potongan. Tidak masalah si," jelas Sony.