Breaking News:

Larangan Mudik 2021

Pemudik Asal Majalengka yang Dinilai Menghina Polisi Ternyata Positif Covid-19

Pemudik asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang menghina polisi melalui akun facebook miliknya ternyata positif Covid-19.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Istimewa
Postingan AS (24), pemuda asal Kabupaten Majalengka yang diduga telah menghina instansi kepolisian. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Pemudik asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang menghina polisi melalui akun facebook miliknya ternyata positif Covid-19.

Hal ini setelah Satgas Covid-19 Majalengka melakukan tes swab kepada yang bersangkutan.

Kendati demikian, AS (24) telah meminta maaf setelah diamankan di Mapolres Majalengka.

Baca juga: Pemuda Majalengka Hina Polisi di Medsos, Kesal Soal Larangan Mudik, Begini Nasibnya Sekarang

Postingan AS (24), pemuda asal Kabupaten Majalengka yang diduga telah menghina instansi kepolisian.
Postingan AS (24), pemuda asal Kabupaten Majalengka yang diduga telah menghina instansi kepolisian. (Istimewa)

Kapolres Majalengka, AKBP Syamsul Huda, melalui Kasat Reskrim, AKP Siswo DC Tarigan mengatakan, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Majalengka.

Setelah sebelumnya, yang bersangkutan reaktif dari hasil tes rapid antigen.

Adapun, pemudik tersebut berinisial AS (24) warga Blok Selasa Rt 003/005, Desa Loji Kobong, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka.

"Yang bersangkutan dijemput langsung oleh tim Satgas Covid-19 di Polres Majalengka dan saat ini sedang isolasi mandiri beserta keluarganya untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih meluas," ujar AKP Siswo, Selasa (11/5/2021).

Kasat Reskrim menjelaskan, sebelumnya, bahwa Tipidter Satreskrim Polres Majalengka berhasil mengamankan pelaku di rumahnya.

Lantaran menghina polisi melalui unggahan media sosial.

"Pelaku menghina polisi melalui akun Facebook miliknya, dengan kata-kata yang tidak pantas," ucapnya.

Alasan, terlapor memposting narasi yang menghina Polri.

Menurutnya, karena jengkel merasa sulit mudik akibat adanya pos penyekatan larangan mudik tersebut.

Sedangkan, pelaku selama ini bekerja sebagai buruh di Cikarang dan ia nekat mudik, pada Minggu (9/5/2021) dan berdasarkan pengakuan pelaku, dirinya sudah dua tahun tidak pulang kampung.

"Saat ini terlapor (pemudik) menyesal dan telah meminta maaf atas perbuatannya karena emosi sesaat dan yang bersangkutan telah menghapus postingannya. Namun, Karena positif Covid-19, pelaku beserta keluarganya harus menjalani isolasi mandiri," jelas dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved