Breaking News:

Rasidi Sudah Tunangan, tapi Pernikahan Batal, Ternyata Alami Gangguan Jiwa, Tinggal di Kandang Sapi

Rasidi terpaksa tinggal di kandang sapi karena kerap kumat akibat gangguan jiwa yang dialami usai tak jadi menikah dengan tunangannya

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Rasdi warga Margamukti yang mengalami gangguan kejiwaan tinggal di kandang sapi 

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Rasdi (40) warga Desa Margamukti, Kecamatan Cimahi, Kuningan Jawa Barat terpaksa tinggal di kandang sapi. Lelaki yang terlihat lebih tua dari usianya ini tinggal di kandang sapi karena mengalami keterbelakngan mental atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Menurut Watinah (70), Ibu Rasidi, anaknya tersebut terpaksa tinggal di kandang sapi usai mengalami gangguan jiwa usai putus cinta.

Rasidi kecewa karena hubungan percintaannya dengan seorang gadis kandas 15 tahun lalu.

"Anak saya bisa gangguan mental, dulu akibat di putus cinta sama pacarnya. Padahal Rasdi saat itu sudah tunangan dan sepulang dari merantaunya di Jakarta, perempuan minta putus dan Rusdi begitu hingga sekarang," katanya.

Alasan Rusdi di tempatkan jauh dari warga alias di kawasan kandang sapi, kata Watinah mengaku bahwa kondisi kesehatan Rusdi kadang - kadang tidak karuan, hingga membuat warga takut.

"Ya Rusdi kalau lagi kumat memang suka galak. Pernah kejadian parah sewaktu itu bapaknya pernah di cekik, gigit hingga di tendang sampai terpelanting jauh," ujar Watinah lagi.

Mengenai bisanya tinggal di kandang sapi, kata dia menyebut itu belum berumur lebih tiga tahun.

"Soal tinggal di kandang sapi itu baru dua tahun, tapi kalau derita penyakit gangguan itu hampir 15 tahun," katanya.

Diketahui sebelumnya, Kang Ustad Bustomi sempat mendatangi lokasi tinggal Rusdi dan keluarga beberapa waktu lalu.

"Iya kemarin ada Pak Ustad datang, cuma keterangan lain. Bukan tinggal di kandang sapi itu 15 tahun tapi baru dua tahun," ujarnya.

kini telah mendapat penanganan pemerintah daerah Kuningan.

"Iya Rasdi kemarin ada petugas Dinas Sosial menjemputnya untuk diberikan pengobatan," katanya.

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved