Breaking News:

Larangan Mudik 2021

Larangan Mudik Cirebon, Petugas Polresta Putar Balikkan Ratusan Kendaraan Pemudik

Syahduddi mengungkapkan, pengendara yang diputar balik dikarenakan tidak dapat menunjukkan surat-surat tersebut.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Jajaran Polresta Cirebon telah memutarbalikkan ratusan kendaraan pemudik di hari pertama diberlakukannya larangan mudik.. Foto ilustrasi saat Petugas gabungan Majalengka melakukan penyekatan kendaraan dihari pertama pelarangan mudik Idulfitri 1442 Hijriyah. 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jajaran Polresta Cirebon telah memutarbalikkan ratusan kendaraan pemudik di hari pertama diberlakukannya larangan mudik.
Seluruh kendaraan tersebut diputarbalikkan di sembilan posko penyekatan yang tersebar di wilayah hukum Polresta Cirebon.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, mengatakan, hingga siang ini sebanyak 221 unit kendaraan diputar balik ke daerah asalnya.
Menurut dia, sebagian besar kendaraan yang diputar balikkan tersebut merupakan sepeda motor yang terjaring di posko penyekatan jalur arteri Pantura.
"Kami mulai memutarbalikkan kendaraan pemudik dari dinihari tadi, pukul 00.00 WIB," ujar M Syahduddi saat ditemui di GT Palimanan Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Kamis (6/5/2021).
Ia mengatakan, hingga kini terdapat 414 unit kendaraan yang telah diperiksa di seluruh posko penyekatan Polresta Cirebon.
Namun, sebagian pengendara dapat menunjukkan surat tugas dan surat keterangan negatif Covid-19 sehingga diizinkan untuk melanjutkan perjalanannya.
Syahduddi mengungkapkan, pengendara yang diputar balik dikarenakan tidak dapat menunjukkan surat-surat tersebut.
Namun, rata-rata kendaraan diputar balik pada dinihari tadi saat dimulainya operasional posko penyekatan mudik Lebaran 2021.
"Para pengendara berpikir penyekatan dimulai pagi, tapi kami melaksanakannya sejak dinihari," kata M Syahduddi.
Di GT Palimanan Tol Cipali, tampak sejumlah mobil berpelat nomor luar Cirebon diperiksa di posko penyekatan.
Beberapa pengendara yang tidak dapat menunjukkan surat tugas dan surat keterangan negatif Covid-19 langsung diputarbalikkan.
Bahkan, petugas mengawal para pengendara tersebut menggunakan mobil maupun motor patwal untuk memastikan pengenadar benar-benar memutar balik.
"Kami pastikan petugas gabungan masih bersiaga selama 24 jam di seluruh posko penyekatan meski di wilayah Purwakarta, Subang, dan Karawang juga ada penyekatan," ujar M Syahduddi.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved