Oded Menilai Wajar Terjadi Kerumunan Massa di Pasar Baru Jelang Lebaran: Perlu Diperbanyak Satgas
Oded tidak menjelaskan secara rinci, upaya apa yang akan dia intruksikan kepada bawahannya dalam mengurangi kerumunan di Pasar Baru.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Oded M Danial menganggap kerumunan yang terjadi di Pasar Baru Trade Centre Minggu 2 Mei 2021 merupakan hal wajar menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dikatakan Oded, bedanya menjelang lebaran tahun ini Kota Bandung masih dalam masa pandemi Covid-19, sehingga kata dia, harus ada upaya untuk mengurangi kerumunan.
"Yang namanya mau lebaran, tapi tetap Mang Oded selalu ingatkan kepada teman-teman di lapangan supaya mereka harus mengupayakan memperkecil kerumunan itu," ujar Oded, di Balai Kota Bandung, Senin (3/5/2021).
Baca juga: Pengunjung Pasar Baru Meningkat, Orang-orang Beli Baju untuk Lebaran, Eh Toko Ini Justru Sepi Banget
Baca juga: Ini Pengganti Farshad? Sinyal Kuat Farkhat Musabekov Gabung Persib, Robert Alberts Beberkan Kriteria
Oded tidak menjelaskan secara rinci, upaya apa yang akan dia intruksikan kepada bawahannya dalam mengurangi kerumunan di Pasar Baru.
"Iya, betul perlu diperbanyak Satgas," katanya.
Pada Minggu 2 Mei 2021, ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Bandung Raya, berbondong-bondong belanja pakaian dan kebutuhan lebaran lainnya ke Pasar Baru.
Banyaknya masyarakat yang datang membuat kerumuman tidak terkendali.
Padahal, dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 28 perubahan ke empat atas Perwal nomor 1 tahun 2021 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara Proporsional dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 pasal 14 dituliskan jika kapasitas untuk pusat perbelanjaaan hanya 50 persen.
Orang Beli Baju
Aktivitas jual beli di kawasan Pasar Baru Trade Centre Kota Bandung kembali hidup, setelah hampir satu tahun sepi akibat pandemi Covid-19.
Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung (HP2B), Iwan Suhermawan mengatakan, peningkatan aktivitas jual beli di pasar baru sudah terjadi dua bulan sebelum ramadan dan terus berlanjut hingga saat ini.
"Alhamdulillah ada peningkatan kunjungan, penjualannya juga cukup signifikan," ujar Iwan, saat dihubungi, Rabu (28/4/2021).
Menurut Iwan, sekitar dua bulan lalu kunjungan ke Pasar Baru didominasi pembelian partai besar, kemungkinan, kata dia, untuk di jual lagi.
"Memasuki dua minggu Ramadan ini, banyak pembeli yang buat dipakai di lebaran nanti," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/oded-m-danial.jpg)