Breaking News:

Harus Diperiksa di RSHS, Keluarga Guru Susan yang Lumpuh Usai Divaksin Bingung Cari Tempat Singgah

eluarga Susan Antela (31) guru asal Kampung Pasir Talaga RT 03 RW 06 , Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi yang alami kelumpuhan

Tribunjabar.id/M Rizal Jalaludin
Seorang guru di SMAN 1 Cisolok bernama Susan Antela (31) asal Kampung Pasir Talaga RT 03 RW 06 , Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat alami kebutaan pasca divaksin Covid-19. Foto diambil Kamis (29/4/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, M Rizal Jalaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Keluarga Susan Antela (31) guru asal Kampung Pasir Talaga RT 03 RW 06 , Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang alami kelumpuhan bingung mencari tempat singgah.

Paman Susan, Opi S (43) mengatakan, keluarga kebingungan mencari tempat singgah saat akan check up kondisi kesehatan Susan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Menurutnya, Susan akan check up Selasa (4/5/2021) besok. Keluarga pun mendapatkan saran dari Puskesmas untuk berangkat hari ini. Namun, tak tahu harus singgah dimana sebelum check up.

Baca juga: Keluarga Guru di Cisolok Sukabumi yang Lumpuh Usai Divaksin, Diberitahu Nama Penyakitnya Adalah GBS

Baca juga: Guru Berstatus PNS di Solo Dicopot dari Jabatan karena Jadi Istri Kedua, Ini Komentar Gibran

"Check up itu hari Selasa besok, disarankan dari Puskesmas berangkat hari Senin siang ini, yang jadi permasalahannya ketika sampai di Bandung pasien kan harus istirahat, nah di medsos sudah ramai sudah di sediakan bahwa pasien khusus bu Susan kontrakan, tapi kepihak keluarga belum ada informasi dimana-dimananya harus tinggal dimana, bingung kan," ujarnya via telepon, Senin (3/5/2021).

"Jadi kalau misalkan berangkat entar malam jam 00.00 WIB, takutnya pasien kecapean itu yang jadi bingung, sedangkan di medsos mah katanya sudah disediakan buat pasien ibu Susan, tapi sejauh ini belum ada informasi nah itu yang saya bingung," jelasnya.

Ia pun telah menanyakan ke pihak Puskesmas kaitan tempat singgah tersebut. Namun, pihak Puskesmas bukannya memberikan jawaban, malah bertanya balik.

"Terkait rumah singgah pun ketika saya tanyakan ke puskesmas pun, malah nanya lagi ke saya pihak keluarga, seharusnya kan pihak puskesmas atau kecamatan yang berwenang bisa menjelaskan dan memberitahu kami dari pihak keluarga," ucapnya. (M Rizal Jalaludin)

Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved