Breaking News:

Persibmania

Persib Gagal Kalahkan Persija, Supardi Nasir Kecewa Dengan Aksi Bobotoh, Sang Anak pun Jadi Korban

Ppemain beserta keluarganya pun merasakan hal yang sama seperti bobotoh. Bahkan kata dia, pemain lebih merasa kecewa dan sedih

Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG  - Kegagalan Persib Bandung di Piala Menpora menghadapi Persija Jakarta mengundang kemarahan dari para bobotoh.

Bahkan ada beberapa bobotoh yang melakukan tindakan perusakan terhadap mobil berplat B dan pelemparan flare ke Graha Persib Bandung

Pemain sekaligus kapten Persib Bandung, Supardi Nasir menyayangkan aksi perusakan maupun pelemparan yang dilakukan oleh bobotoh.

Baca juga: Aqil Savik Akhirnya Buka Suara soal Perusakan Mobil Milik Kakaknya Pasca Persib Kalah dari Persija

Baca juga: Agar Lebih Kekar dan Berotot, Gelandang Persib Beckham Berencana Naikkan Berat Badan

"Tentunya pemain merespon itu dengan cara tersendiri kalau saya pribadi, saya pribadi menyayangkan hal hal seperti itu ketika ada anarkis saya gak bisa menerima," ujar Supardi Nasir kepada awak media belum lama ini.

Pemilik nomor punggung 22 itu memahami kekecewaan bobotoh yang harus menanggung malu kalah di babak final menghadapi rival abadinya seperti Persija Jakarta.

Namun kata Supardi, para pemain beserta keluarganya pun merasakan hal yang sama seperti bobotoh. Bahkan kata dia, pemain lebih merasa kecewa dan sedih harus menelan kekalahan di partai segenting itu.

"Saya punya anak sekarang bagaimana ketika abi (ayah) kalah main bola apa yang mereka alami, saya tahu. Saya gak bisa ceritakan bagaimana sedihnya mereka," ucapnya.

Baca juga: Tim Persib Diliburkan Hingga 22 Mei, Ini yang Jadi Pilhan Beckham Selama Jalani Liburan

Supardi menambahkan, ketika sang anak berangkat ke masjid untuk beribadah, rekan-rekannya kerap kali mendapat tekanan karena tim yang dibela orang tuanya mengalami kekalahan.

"Anak kecil di-bully seperti itu saya sebagai abinya bagaimana rasanya, jadi jauh lebih sakit kita, jauh dibanding teman-teman Bobotoh," katanya.

"Bukan saya gak menghargai kalian tapi keluarga kita dan kita sendiri sakit, kita harus bangkit lupakan yang ini ada yang penting ke depan target kita, kita semua tahu target kita," ucapnya.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved