Profil Letkol Laut (P) Heri Oktavian, Komandan KRI Nanggala-402 yang Hilang Kontak di Laut Bali

Letkol Laut (P) Heri Oktavian sendiri baru satu tahun menjabat sebagai komandan KRI Nanggala-402.

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Ikahan.com
Letkol Laut (P) Heri Otavian (kiri). 

TRIBUNCIREBON.COM - KRI Nanggala-402, kapal selam yang telah beroperasi 40 tahun di Indonesia, hilang kontak di perairan Bali, Rabu (21/4/2021) dini hari. 

Kapal selam itu membawa 53 awak termasuk Komandan KRI Nanggala-402, Letkol Laut (P) Heri Oktavian.

Rincian awak KRI Nanggala-402, adalah 49 anak buah kapal, 1 komandan satuan, dan 3 personel arsenal.

Letkol Laut (P) Heri Oktavian sendiri baru satu tahun menjabat sebagai komandan KRI Nanggala-402.

Ia menggantikan posisi komandan sebelumnya, Letkol Laut (P) Ansori.

Berikut ini profil singkat Komandan KRI Nanggala-402, Letkol Laut (P) Heri Oktavian.

Heri Oktavian merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 48 (1999-2002).

Pada November 2019 - Mayor Laut (P) Heri Oktavian, M.Sc resmi menjabat Komandan Sekolah Kapal Selam (Dansekasel) Pusat Pendidikan Khusus (Pusdiksus) Komando Pendidikan Operasi Laut (Kodikopsla) Kodiklatal.

Pada 3 April 2020- sekarang, Heri Oktavian menjadi Komandan KRI Nanggala-402. 

Detik-detik Hilang Kontak

Diberitakan sebelumnya,

Dinas Penerangan TNI AL menyampaikan kronologi insiden hilang kontak KRI Nanggala-402 (kapal selam) yang sedang melaksanakan latihan penembakan Torpedo SUT kepala latihan di daerah latihan kapal selam TNI AL di laut Bali, Rabu (21/4/2021).

Hari Rabu tanggal 21 April 2021 pukul  03.00 WIB KRI NGL-402 izin menyelam ke Komandan gugus tugas penembakan (Danguspurla II) sesuai prosedur untuk selanjutnya kapal menyelam untuk melaksanakan penembakan.

Namun setelah izin diberikan, KRI NGL hilang kontak dan tidak bisa dihubungi lagi.

Selanjutnya dilaksanakan prosedur pencarian oleh unsur-unsur Satgas : KRI REM, KRI GNR dan KRI DPN dengan menggunakan SONAR AKTIF di sekitar menyelamnya KRI NGL dengan  menggunakan methode CORDON 2000 yrds, namun hasil nihil.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved