Breaking News:

Dinilai Mengandung Ujaran Kebencian 20 Konten Youtube Jozeph Paul Zhang Diblokir Kominfo

Hal tersebut dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika terhadap 20 konten YouTube pribadi milik Jozeph Paul Zhang.

Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Penyidik Bareskrim Polri mulai mendalami video pria bernama Jozeph Paul Zhang yang mengaku nabi ke-26. Sebanyak 20 konten Jozeph diblokir Kominfo 

TRIBUNCIREBON.COM - Dinilai mengandung ujaran kebencian 20 konten YouTune Jozeph Paul Zhang ditakedown.

Hal tersebut dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika terhadap 20 konten YouTube pribadi milik Jozeph Paul Zhang.

Penutupan akses sebanyak tujuh konten telah diblokir pada Senin (19/4/2021) kemarin.

Sementara 13 konten lainya diblokir pada hari ini, Selasa (20/4/2021).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dedy Permadi melalui konferensi pers daring di kanal YouTube Kemkominfo TV, pada Selasa (20/04/2021).

"Per hari ini 20 April 2021 telah dilakukan takedown atau pemutusan akses paada 20 konten di Youtube terkait dengan ujaran kebencian tersebut."

"Termasuk satu konten berjudul puasa lalin Islam di akun milik Paul Zhang. Dalam hal ini 7 Konten telah diblokir kemarin tanggal 19 April dan 13 konten telah diblokir hari ini 20 april 2021," kata Dedy dalam konferensi pers.

Dedy menjelaskan, langkah takedown yang ditempuh oleh kementeriannya telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, khususnya Pasal 5 dan Pasal 96.

Tangkapan layar akun YouTube milik Jozeph Paul Zhang.
Tangkapan layar akun YouTube milik Jozeph Paul Zhang.

Lebih lanjut Dedy menuturkan ujaran kebencian atau penistaan agama yang dilakukan Jozeph tidak bisa diterima dan ditolelir oleh Kominfo.

Karena Jozeph telah membawa isu SARA di ruang digital dan dapat merusak persatuan bangsa.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved