Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibunuh Wanita Muda di Ponorogo Lantaran Malu Hamil di Luar Nikah
Alasan wanita muda di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur bunuh bayi yang baru dilahirkannya terungkap.
TRIBUNCIREBON.COM - Bayi hasil hubungan gelap dibunuh seorang wanita sesaat setelah melahirkan.
Alasan wanita muda di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur bunuh bayi yang baru dilahirkannya terungkap.
Ia malu hamil di luar nikah dan takut ketahuan melahirkan.
Karena takut dan bingung, ia kemudian menganiaya bayinya menggunakan sebuah potongan kayu hingga tewas.
Bayi tersebut lalu diletakkan di bagian belakang rumah neneknya.
Baca juga: Pembagian Grup Top 42 LIDA 2021, Lengkap Daftar Duta Provinsi yang Tersenggol di Top 56 dan Top 70
Baca juga: Warga 3 Desa di Indramayu Mendadak Jadi Jutawan & Miliarder, Duit Ganti Rugi Proyek Pertamina Cair
Peristiwa tersebut terjadi di kamar mandi sebuah rumah di Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Ponorogo, Selasa (29/12/2020) dini hari.
Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Hendi Septiadi menjelaskan kronologi pembunuhan tersebut bermula saat YS (21) melahirkan seorang bayi perempuan hasil hubungan gelap atau cinta terlarang dengan pacarnya.
"Pada saat proses persalinan tersangka tidak meminta bantuan siapapun karena malu dan takut ketahuan hamil di luar nikah," kata Hendi dalam konferensi pers di Mapolres Ponorogo, Rabu (14/4/2021).
Sepuluh menit setelah persalinan YS membersihkan diri di kamar dan kembali lagi ke kamar mandi lalu mengambil sebuah potongan kayu di belakang rumah.
"YS lalu melakukan kekerasan terhadap bayi dengan cara menggoreskan kayu ke tubuh bayi," lanjutnya.
Setelah itu, YS menggendong bayinya keluar kamar mandi dan meletakkan bayi di luar kamar mandi di bagian belakang rumah.
"Karena takut, bingung, dan malu jika ketahuan telah melahirkan seorang bayi di luar nikah, yang ada di pikirannya terlapor hanya bagaimana agar bayi tersebut tidak nangis," lanjutnya.
Baca juga: Rizieq Shihab Sempat Positif Covid-19 dan Diabetes Menurut Rekam Medis, Ini Kesaksian Kadinkes Bogor
Baca juga: Pria Asal Ciamis Terpisah 15 Tahun dengan Keluarga, Ternyata Jadi ODGJ di Indramayu
Persalinan tersebut dilakukan YS di rumah neneknya.
Saat itu neneknya sedang keluar rumah untuk mencari kebutuhan di pasar dan salat subuh.
YS memang sering kali tinggal di rumah neneknya untuk sekadar membantu pekerjaan rumah dan menemani sang nenek.