Breaking News:

Persibmania

2 Gol Bersarang di Gawang Persib Lewat Situasi Set Piece, Lini Belakang Maung Bandung Dapat Kritikan

Lini belakang Persib Bandung menjadi sorotan di pertandingan melawan Persebaya Surabaya pada babak perempat final Piala Menpora 2021

Twitter
Penyerang Persib Bandung, Ezra Walian, mencetak gol cepat pada detik ke-37 saat melawan Persebaya Surabaya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG  - Lini belakang Persib Bandung menjadi sorotan di pertandingan melawan Persebaya Surabaya pada babak perempat final Piala Menpora 2021, Minggu (11/4/2021).

Pasalnya, pertandingan yang diselenggarakan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta itu, dua gol ke gawang Persib terjadi lewat situasi set piece.

Meski pada akhirnya menang dengan skor 3-2, tetap saja hal ini mendapat kritikan cukup keras karena gol yang bersarang terjadi dalam situasi serupa.

Baca juga: Kemenangan Persib Bandung ke Semifinal Piala Menpora Makan Korban, Tiga Pemainnya Cedera

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengatakan, situasi set piece memang cukup membahayakan dalam dunia sepak bola.

"Ya tentu, itu hal yang kami diskusikan karena itu yang penting. Di sepak bola, statistik di sepak bola menyebutkan bahwa 30 persen gol lahir dari situasi set piece," ujar Robert Alberts kepada awak media, Senin (12/4/2021).

Selama mengikuti Piala Menpora 2021, dia menghitung, empat pertandingan yang telah dilalui Nick Kuipers dkk, 30 persen gol masuk ke gawangnya terjadi dalam situasi set piece.

Baca juga: Sempat Unggul Skor, Persib Melempem di Babak Kedua Lawan Persebaya, Robert Alberts Bilang Begini

"Jadi ini yang kami diskusikan dan ini yang saya sampaikan. Jika ingin melaju ke semi final, yang mana sudah dicapai, lalu ingin melaju lagi ke final, maka ini (antisipasi set piece) adalah hal yang harus dibenahi," katanya.

Hal seperti ini dikatakan Robert Alberts menjadi pembelajaran penting bagi Persib Bandung untuk bisa terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan.

"Kami melaju langkah demi langkah, kami terus belajar, dan penting untuk tidak melihat bagaimana akhir dari turnamen ini tapi melihat laga berikutnya saja. Dengan begitu kami bisa menganalisa apa yang kurang bagus di laga sebelumnya dan bagaimana memperbaiki itu di laga berikutnya, itu yang kami kerjakan," katanya.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved