Breaking News:

90 Tenaga Medis Diterjunkan dalam Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Hasna dan Husna di RSHS

Hasna - Husna akan menjalani operasi pemisahan mulai Pukul 08.00 WIB, dengan melibatkan tim medis yang terdiri dari 90 orang

Tribunjabar.id/Cipta Permana
Tangkapan layar Ketua Tim Penanganan Bayi Kembar Siam RSHS Dikki Drajat Kusmayadi menjelaskan terkait rencana tindakan operasi bayi kembar Hasna-Husna di sebuah kamar operasi RSHS Bandung, Rabu (7/4/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Tindakan operasi pemisahan bayi kembar siam dempet pada bagian perut (Omphalopagus), bernama Hasna Alfa Thunisa Nugraha dan Husna Alfa Thunisa Nugraha (Hasna-Husna), tengah dilakukan oleh Tim dokter dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Rabu (7/4/2021).

Hasna dan Husna, diketahui merupakan anak kedua dan ketiga dari pasangan Tia Setiadi Nugraha dan Oom Komariah warga Dusun Manggis Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kuningan Jawa Barat.

Keduanya menjalani operasi pemisahan organ tubuh pada usia 8 bulan.

Ketua Tim Penanganan Bayi Kembar Siam RSHS Dikki Drajat Kusmayadi mengatakan, Hasna - Husna akan menjalani operasi pemisahan mulai Pukul 08.00 WIB, dengan melibatkan tim medis yang terdiri dari 90 orang, dengan berbagai spesialisasi.

Baca juga: Kapan Pencairan THR dan Gaji ke 13 PNS? Catat Jadwalnya dan Inilah Besaran yang akan Diterima

Baca juga: Duta LIDA 2021 Grup 4 Putih Mendapat 4 SO dari semua Juri, Siapa yang Tersenggol Tadi Malam?

"Proses operasi pemisahan bayi atas nama Hasna - Husna akan berlangsung pada pukul 08.00 WIB, dan dibutuhkan lama waktu sekitar 8-9 Jam.

Adapun, tindakan operasi besar ini melibatkan 90 orang tenaga medis dengan berbagai spesialisasi di bidangnya masing-masing.

Kami berharap doa dari seluruh pihak, agar operasi ini dapat berjalan lancar, dan kedua bayi dapat diselamatkan," ujarnya melalui tayangan rekaman video di sebuah kamar operasi RSHS Bandung, Rabu (7/4/2021).

Sebelumnya, sepekan jelang operasi dilakukan, Dikki Drajat Kusmayadi mengaku, tidak mengalami kendala yang berarti.

Sempat ditemukan lubang saat pemeriksaan USG Jantung (echocardiogram), namun, saat ini sudah menutup kembali.

"Saat ini kami belum menemukan kendala yang berarti, memang tadinya didapatkan dengan pemeriksaan echocardiogram itu ada lubang kecil. Tapi pada pemeriksaan terakhir itu sudah menutup. Mudah-mudahan tidak ada masalah atau kendala lain," ujarnya, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Razia Narkoba dan Tahanan Lesbian di Rutan Perempuan Bandung, Petugas Temukan Benda-benda Ini

Baca juga: Suami Ikut Nonton Istri Saat Melayani Pria Hidung Belang di dalam Kamar, Pasang Tarif Rp 1 Juta

Dikki menjelaskan pendempetan bayi kembar yaitu, di bagian perut yang dialami oleh Hasna-Husna hampir sama dengan kondisi bayi kembar siam lainnya yaitu, Sidiqah yang sebelumnya telah dipulangkan.

Pendempetan yang dianggap berat yaitu berada dalam organ liver.

"Perbedaannya ini sudah dipersiapkan pemeriksaan-pemeriksaan pun sudah dilengkapi. (Hasilnya) menyatakan memang tidak ada organ lain yang nempel (selain liver). Tetapi memang, kita bisa melihat ada pembuluh darah yang menyilang dari liver 1 ke 2 yang cukup besar, dan itu dianggap kondisi yang konfliknya hanya liver saja," katanya.

Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved