Breaking News:

Api di Kilang Balongan Membesar Lagi

Sidak di Pertamina Balongan Indramayu yang Terbakar, Komisi VI DPR RI Katakan Hal Ini

Tangki berisikan gasoline atau BBM itu meledak hingga menimbulkan kebakaran hebat sejak Senin (29/3/2021) dini hari kemarin.

TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron saat melakukan sidak di PT Pertamina RU VI Balongan, Jumat (2/4/202). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Komisi VI DPR RI melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di PT Pertamina RU VI Balongan Indramayu, Jumat (2/4/2021).

Sidak ini dilakukan sehubungan dengan telah terjadi insiden meledaknya 4 tangki T-301 di areal Kilang Minyak Balongan.

Tangki berisikan gasoline atau BBM itu meledak hingga menimbulkan kebakaran hebat sejak Senin (29/3/2021) dini hari kemarin.

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron mengatakan, pihaknya ingin memastikan bagaimana kondisi dari kilang minyak sekarang ini.

Termasuk dalam upaya penanganan agar api yang sampai saat ini masih menyala bisa segera dipadamkan.

"Telah terjadi insiden, insiden itu sesuatu yang tidak diinginkan, tidak pernah masuk dalam perencanaan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (2/4/2021).

Baca juga: Korban Kecelakaan Maut Truk Seruduk Madrasah di Garut yang Meninggal Dunia Bertambah Satu Orang

Baca juga: Dua Kecamatan di Majalengka Ini Berstatus Nol Kasus Covid-19, dan 4 Kecamatan Zona Oranye

Baca juga: Bupati Kuningan Sopiri Wagub Jabar Naik Jip Hardtop, Pernah Hilang Selera Saat Mobil Dijual

Dalam Sidak tersebut, Herman Khaeron menggali lebih dalam bagaimana upaya Pertamina dalam menanggulangi bencana tersebut.

Ia mengatakan, secara teknis, tangki yang meledak itu masih layak dan memiliki sertifikat yang lengkap.

Kemudian dari prasyarat dalam pengolahan objek vital di kilang minyak tersebut juga sudah memenuhi standar operasi yang ada.

"Bahkan saya juga menggali masuk ke dalam standar Health, safety, security, and environmental (HSSE), saya kira semuanya memenuhi standar, saya juga pernah di perminyakan sehingga mencoba mendalami pada sisi itu," ujar dia.

Meski demikian, disampaikan Herman Khaeron, untuk penyebab pasti insiden itu bisa terjadi sekarang ini masih dalam tahap investigasi.

Ia juga meminta kepada semua pihak untuk tidak berasumsi dan menunggu hingga hasil penyelidikan selesai dilakukan.

"Kita tunggu saja bagaimana hasilnya nanti, sekarang masih tahap investigasi," ujar dia. 

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved