Tak Sanggup Bayar Utang Seorang Siswi SMA Digilir 10 Pria Secara Brutal, Kapolres Langsa Murka

Gadis tersebut diperkosa secara brutal hingga membuat Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro marah besar.

Editor: Mumu Mujahidin
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH, bersama Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo, SIK saat menjelaskan tentang kasus pencabulan yang berhasil diungkap dalam konferensi pers di halaman Mapolres Langsa, Rabu (31/3/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM - Kisah pilu dialami gadis di bawah umur di Langsa, Aceh.

Betapa tidak siswi SMA ini digilir oleh 10 pria sebagai penebus utang.

Korban digilir oleh 10 pelaku di sebuah rumah kosong pada hari Selasa (16/3/2021).

Gadis tersebut diperkosa secara brutal hingga membuat Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro marah besar.

Apalagi, gadis itu dibawa oleh pelaku untuk digilir sebagai penebus utang salah satu pelaku.

Baca juga: Hidup Miskin Seorang Ibu Merelakan Anak Gadis 14 Tahun Dinikahi Seorang Guru Berusia 50 Tahun

Baca juga: Terbaring di Ranjang RS, Pelaku Duel Berdarah di Tasik Siap Datangi Lawan Duelnya Jika Sudah Sembuh

Karena tak sanggup membayar utang Rp 300 ribu, salah satu pelaku kemudian membawa korban kepada pelaku lainnya.

Hal itu bertujuan untuk melunasi utang yang tak sanggup ia bayar.

Rupanya di sana, korban digilir secara brutal oleh ke-10 pelaku.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com Kamis (1/4/2021), Agung menyatakan 9 dari 10 pelaku sudah ditangkap.

Sementara satu pelaku lagi berinisial BK hingga saat ini masih buron.

Meski begitu, Agung menyatakan pihaknya akan terus mengejar satu pelaku lagi ke mana pun ia kabur.

"Semua mereka ditangkap di rumahnya masing-masing. Ini kasus sungguh memilukan," terang Kapolres, Rabu (31/3/2021).

Kapolres mengatakan, sembilan orang yang ditangkap yaitu MR (17), MS (18), MO (19), MV (15), dan MRE (18), semuanya merupakan pelajar asal Desa Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa.

Berikutnya NS (17), MH (19), MK (12) dan MN (17), yang semuanya merupakan pelajar asal Desa Tengoh, Kecamatan Langsa Kota.

Para pelaku itu memperkosa gadis itu di sebuah rumah kosong.

Menurut Agung, korban diperkosa secara brutal.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved