Breaking News:

Ledakan Susulan Pertamina Balongan

Pengungsi Warga Terdampak Ledakan Kilang Minyak Pertamina Keluhkan ISPA dan Tekanan Darah Tinggi

keluhan yang dialami para pengungsi variatif, yang mendominasi adalah keluhan infeksi saluran pernafasan atas (ISPA).

Tribunjabar.id/Irvan Maulana
Kondisi terkini posko pengungsian GOR Komplek Perumahan Bumi Patra Pertamina Balongan, Indramayu, Rabu (31/3/2021). 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kondisi kesehatan para pengungsi kian menurun, satu hari petugas medis RS Pertamina Balongan menerima keluhan dari puluhan para pengungsi warga terdampak ledakan kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan.

Kepala medis RS Pertamina Balongan dr. Hidayati menjelaskan, keluhan yang dialami para pengungsi variatif, yang mendominasi adalah keluhan infeksi saluran pernafasan atas (ISPA).

Tak hanya keluhan pernafasan, Hidayati juga mengatakan keluhan beberapa pasien soal iritasi mata ringan.

"Kalau hari ini dari semalam yang kita layani sudah 19 orang, kalau ditotal dengan posko sebelah bisa lebih dari 50," kata Hidayati ketika diwawancara Tribun di posko pengungsian GOR Komplek Perumahan Bumi Patra Pertamina, Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Hari Ketiga, Api yang Membakar Tangki di Kilang Pertamina Balongan Indramayu Sudah Mengecil

Baca juga: Malam Ini Api Masih Membara di Kilang Pertamina Indramayu, Air Laut Dimanfaatkan untuk Padamkan Api

Hidayati mengatakan dokter jaga yang disiagakan oleh RS Pertamina Balongan adalah dokter umum.

"Jika ada keluhan lebih berat kita siapkan ambulan untuk dirujuk ke IGD RS Pertamina Balongan," kata dia.

Masih ditempat yang sama, Kepala Perawat RS Pertamina Balongan Didi menjelaskan, mayoritas keluhan ISPA diderita oleh usia manula.

"Rata-rata para ibu yang usianya 50 tahun keatas, itu kemungkinan karena tensi darahnya tinggi," ujar Didi

Didi mengungkap selain keluhan ISPA para pengungsi juga masih banyak yang mengeluh karena ritasi mata ringan dan gatal-gatal.

"Mungkin dampak dari kepulan asap kemarin masih ada beberapa warga yang mengeluh pedih mata, kalau yang ISPA itu mungkin orang tua tidam biasa kecapean," imhuhnya.

Dikatakan Didi, kondisi kepanikan warga di posko pengungsian juga menjadi penyebab tensi darah warga yang mengungsi tinggi.

"Apa lagi orang tua, mereka jika dalam keadaan tidak tenang kadang riuh seperti di pengungsian ini tensi darah juga naek, dan efeknya bisa pusing atau sesak." pungkasnya.

Baca juga: BOCORAN Sinetron Ikatan Cinta Rabu 31 Maret : Nasib Elsa di Ujung Tanduk, Aldebaran Beri Ancaman

Baca juga: Wander Luiz Terpilih Sebagai Man Of The Match Saat Laga Persib Bandung vs Persita Tangerang

Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved