Breaking News:

Perjuangan Ramun Memulung Sampah di Sungai Cimanuk Indramayu Demi Nafkahi Istri dan 5 Anaknya

Meningkatnya debit air Sungai Cimanuk tidak menyurutkan niat Ramun (55), warga Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu mencari sampah.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ramun saat membereskan sampah yang ia kumpulkan di Desa Bojongsari, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jumat (26/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Meningkatnya debit air Sungai Cimanuk tidak menyurutkan niat Ramun (55), warga Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu mencari sampah.

Dengan penuh kehati-hatian, ia memulung satu per satu sampah plastik dan kaleng yang tersangkut di jembatan pintu air Sungai Cimanuk di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan/Kabupaten Indramayu dengan menggunakan tongkat besi.

Kondisi Sungai Cimanuk yang meningkat ini rupanya turut membawa berkah tersendiri bagi ayah 5 anak tersebut, sampah-sampah itu datang sendiri dan tersangkut di jembatan.

Baca juga: Jokowi Disebut Sangat Mendukung Soal Gaji PNS, Karyawan BUMN, dan Swasta Dipotong Zakat 2,5 Persen

Baca juga: Seorang Korban Banjir Bandang Citengah Ditemukan 4 Km dari TKP, Tewas di Persawahan

Ramun mengatakan, sampah-sampah yang ia kumpulkan itu nantinya akan dijual untuk keperluan makan.

"Alhamdulillah sudah dua karung," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (26/3/2021).

Ramun memperkirakan, dari dua karung sampah besar yang ia kumpulkan beratnya sudah mencapai 20 kilogram.

Saat disinggung, berapa harga yang ia dapat dari hasil memulung tersebut, Ramun malu-malu menjawab.

"Ya lumayan, malu disebutinnya dapat berapa," ujar dia.

Meski demikian, ia bersyukur berapa pun hasil yang ia dapatkan nanti, setidaknya cukup untuk keperluan makan hari ini.

Kepada Tribuncirebon.com, ia mengatakan, ikhlas melakoni pekerjaan sebagai pemulung, ia tidak ingin menafkahi keluarga kecilnya dengan cara yang tidak halal, seperti mencuri ataupun meminta-minta.

"Yang cari nafkah saya saja, kalau istri gak kerja, dia kakinya lagi sakit habis jatuh 1 tahun lalu, tulangnya itu kaya copot," ujarnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved