Breaking News:

Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono dengan Tegas Menolak Rencana Pemerintah Soal Impor Beras

Ono Surono mengatakan bahwa faktanya dengan isu impor beras ini harga gabah di petani sudah turun dan anjlok.

Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono seusai kegiatan peringatan Hari Ibu di Gedung PGRI Indramayu Minggu (22/12/2019). Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono dengan Tegas Menolak Rencana Pemerintah Soal Impor Beras 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Rencana pemerintah dalam impor beras sebanyak 1 juta ton mendapat tanggapan dari Anggota DPR RI Ono Surono di DPC PDIP Kuningan, Minggu (21/3/2021).

Ono Surono mengatakan sejauh ini produksi beras mengalami surplus.

"Sebenarnya untuk pasokan beras di kita itu surplus sebanyak 12 juta ton dan itu diperkirakan sampai Mei 2021," ungkap Ono kepada wartawan.

Selain itu, kata dia, kondisinya masih ada cadangan beras di Bulog yang cukup sampai Mei.

"Malahan lebih ada sekitar 400 ribu ton sisa Impor 2018, di mana ada 100 ribu ton lebih rusak turun mutu," katanya.

Baca juga: Minum Obat Kuat Sebelum Kencan, Seorang Pria Bunuh PSK karena Ditolak Berhubungan Badan

Baca juga: Kisah Horor Abah Sarji Usia 102 Tahun, Selalu Lihat Arwah Berupa Asap dari Kuburan yang Belum 7 Hari

Dari informasi Mentan (Mentri Pertanian) dan Bulog itu sebenarnya sudah sepakat menolak terhadap rencana pemerintah untuk impor beras 1 juta ton.

"Jadi janganlah seakan-akan oknum pemerintah itu bicara untuk mengantisipasi kenaikan harga beras, terus juga belum tentu kan impor dilakukan," katanya.

Namun, kata Ono Surono sekaligus Ketua DPD PDIP Jawa Barat ini mengatakan bahwa faktanya dengan isu impor beras ini harga gabah di petani sudah turun dan anjlok.

"Jadi PDIP dengan tegas menolak impor, kemudian untuk Mentri Perdagangan jangan mengambil kebijakan sendiri. Ini diketahuinya bahwa Menteri pertanian juga tidak diajak bicara tapi mereka punya perhitungan sendiri bisa produksi 12 juta ton, sama Bulog juga tidak diajak bicara," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved