Kecelakaan Maut
Calon Pengantin Tewas dalam Kecelakaan di Wado, Video Call Sang Ayah Sesaat Sebelum Bus Masuk Jurang
Lewat panggilan video call, Resa mengabarkan dirinya telah tiba di Wado dan minta dijemput pukul 21.00 WIB.
TRIBUNCIREBON.COM - Salah satu korban meninggal kecelakaan maut di Wado Sumedang Resa Siti Khoeriyah, sempat sempat video call sang ayah sebelum bus terjun ke jurang.
Lewat panggilan video call, Resa mengabarkan dirinya telah tiba di Wado dan minta dijemput pukul 21.00 WIB.
"Dia ngasih kabar sudah sampai di Wado agar dijemput jam sembilan," ujar Yayat.
Tak lama kemudian, keluarga Resa mendapat kabar soal kecelakaan bus pariwisata Sri Padma Kencana di anjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang.
Ayah Resa kemudian bergegas ke RSUD Sumedang untuk menemui sang putri.
Sesuai permintaannya, Resa dijemput sang ayah tepat pukul 21.00 WIB.
Namun, Resa sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Sebelumnya sang ibu melarangnya untuk berangkat ziarah bersama rombongan SMP IT Al Muawwanah.
Bukan tanpa alasan, sang ibu, Yayat (50), melarang karena saat ini masih musim hujan.
Selain itu, sehari sebelum berangkat, Resa sempat mengeluh tangannya kaku.
"Gak usah ikut, Teh, sekarang musim hujan. Tapi, dia bilang harus ikut."
"Gimana lagi atuh karena sudah direncanakan dari awal, kata si Teteh," ujar Yayat menirukan Resa saat ditemui di rumah duka di Kampung Pasirlaja, Desa Cisalak, Kabupaten Subang, Kamis (11/3/2021), dikutip Tribunnews dari Tribun Jabar.
Tak hanya keluarga, calon suami Resa yang kini bekerja di Korea juga berduka.
Kakak Resa, Witono (30), mengatakan sang adik rencananya akan menikah akhir tahun nanti.
Baca juga: Resa Korban Kecelakaan Maut di Wado Akan Melangsungkan Pernikahan, Orangtua Ungkap Petanda Ini
Baca juga: UPDATE Daftar Nama-nama Korban Tewas dan Selamat Kecelakaan Maut Bus SMP IT Al Munawarah di Sumedang

"Dia juga sudah melangsungkan pertunangan bersama teman lelakinya," ungkap Witono.