Kabar Selebritis
Nindy Ayunda Disebut Punya Pria Idaman Lain, Sebelumnya Tuduh Suami Askara Parasady Selingkuh
Di balik proses perceraiannya yang masih berlangsung di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Nindy Ayunda dan Askara Parasady kini heboh saling tuduh
TRIBUNCIREBON.COM - Di balik proses perceraiannya yang masih berlangsung di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan, Nindy Ayunda dan Askara Parasady kini heboh saling menuduh.
Sebelumnya, Nindy Ayunda menuduh suaminya melakukan selingkuh.
Kini, Nindy Ayunda yang dituduh memiliki pria idaman lan ( PIL).
Baca juga: Nindy Ayunda Disebut Memiliki Pria Idaman Lain Usai Ungkap Perselingkuhan yang Dilakukan Suaminya

Baca juga: Nindy Ayunda Perlihatkan Foto Luka Lebam hingga Rambut Rontok Karena KDRT, Sebut Askara Temperamen
Mulanya, Nindy mengungkapkan bahwa perselingkuhan suaminya sudah terjadi sejak 2015 lalu.
Namun kuasa hukum Askara, Muslih mengatakan, tuduhan tersebut tidak benar.
Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube KH INFOTAINMENT, Sabtu (6/3/2021).
"Pernah kan isunya 2015-2016 ya. Temen-temen aja kayak ngasih hadiah dianggap itu selingkuh, kita sih menyangkal," kata Muslih.

Kini, Nindy Ayunda justru mendapatkan serangan balik dari pihak Askara.
Muslih menyebut bahwa ada indikasi pria idaman lain di balik perceraian kliennya dan Nindy Ayunda.
"Nanti kita tanya dulu secara pasti, belum tahu juga, tapi ada indikasi ke sana ( perselingkuhan)," ucap Muslih.
Lebih lanjut, dikatakan Muslih, saat ini pihaknya tengah mengumpulkan bukti untuk menguatkan kecurigaan atas keberadaan pria idaman lain tersebut.
"Nanti kita sampaikan. Kalau (bukti) sudah ada," jelasnya.
Baca juga: Loker Jadi Guru di Luar Negeri, Kemendikbud Buka Seleksi Guru untuk Mengajar di Luar Negeri
Baca juga: Kutukan Anfield bagi Liverpool Belum Habis, Tampil Dominan Tapi Fulham Curi Gol, Ke-6 Kali Kalah
Putuskan Gugat Cerai
Rumah tangga Nindy Ayunda dan Askara sedang berada di ujung tanduk.
Nindy Ayunda memutuskan menggugat cerai Askara yang kini mendekam di Polres Jakarta Barat akibat kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.