Breaking News:

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Dua Kali Awan Panas Guguran, Status Masih Siaga

Gunung Merapi kembali mengeluarkan dua kali awan panas guguran sejauh 1.900 meter ke arah barat daya.

Youtube VolcanoYT
Detik-detik Gunung Merapi Erupsi, Kamis (13/2/2020) 

TRIBUNCIREBON.COM - Gunung Merapi kembali mengeluarkan dua kali awan panas guguran sejauh 1.900 meter ke arah barat daya.

Berdasarkan pemantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi ( BPPTKG), Selasa (2/3/2021), sejak 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, secara visual asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 20 meter di atas puncak kawah.

"Teramati dua kali awan panas guguran di Gunung Merapi," ujar Kepala BPPTKG Hanik Humaida, Selasa. 

Menurut data BPPTKG, awan panas guguran teramati terjadi pada pukul 05.11 WIB. Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 171 detik.

"Estimasi jarak luncur 1.900 meter ke arah barat daya," ucapnya.

Kemudian, awan panas guguran kembali teramati terjadi pada pukul 05.29 WIB. Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 96 detik.

Baca juga: Alami Demam dan Sakit Kepala Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Langkah yang Harus Dilakukan

Baca juga: Sepeda Gunung Mahal Seharga Rp 65 Juta Dicuri Mahasiswa Asal Cicalengka, Wajahnya Terekam CCTV

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Rabu 3 Maret 2021: Aquarius Akan Sangat Kecewa, Pisces Banyak Pengeluaran

Estimasi jarak luncur 1.200 meter ke arah barat daya. Selain itu, teramati juga adanya guguran lava pijar sebanyak 17 kali dengan jarak luncur sejauh 1.300 meter.

Kegempaan di Gunung Merapi tercatat, awan panas guguran sebanyak dua kali dengan amplitudo 40-60 mm dan durasi 96-171 detik.

Guguran sebanyak 57 kali, dengan amplitudo 3 mm-35 mm dan durasi 12 detik-103 detik. Embusan sebanyak 4 kali, dengan amplitudo 3 mm-7 mm dan durasi 8 detik-16 detik.

Sampai saat ini, BPPTKG masih menetapkan tingkat aktivitas Gunung Merapi pada status Siaga (Level III). Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan barat daya meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Untuk itu, masyarakat diminta mewaspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran 2 Kali dan 17 Lava Pijar", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2021/03/02/102306478/gunung-merapi-keluarkan-awan-panas-guguran-2-kali-dan-17-lava-pijar?page=all#page2.
Penulis : Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Editor : Dony Aprian

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved