Breaking News:

Ngaku Bantuan yang Didapat Tak Cukup, Pengungsi Banjir Mengemis di Jalan Ranggagede Karawang

Sejumlah korban banjir Kampung Benteng, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, mengemis di tepian Jalan Ranggagede

Tribun Jabar
Sejumlah korban banjir Kampung Benteng, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, mengemis di tepian Jalan Ranggagede 

Selain bahan makanan, kata Asman, para pengungsi juga memerlukan bantuan peralatan masak karena peralatan masak yang mereka punya hilang atau masih tertinggal di rumah mereka yang sempat terendam.

"Kalau bisa kami juga minta bantuan berupa uang," ujarnya.

Hal senada dikatakan Aminah (47), pengungsi lainnya. Mengemis atau ngencleng, ujarnya, semata ia lakukan untuk bertahan hidup. ia mengatakan, hampir semua pengungsi di sana melakukannya.

"Banyak juga, masing-masing warga. Yang ngungsi aja di sekitar (kampung) Benteng ini ada sekitar 150 orangan," kata Aminah.

Dari hasil ngencleng, Aminah mengaku bisa mendapatkan rata-rata Rp 50 sehari. Uang itu ia gunakan membeli nasi bungkus. Untuk dia dan dua anaknya.

Ia mengatakan, rumah yang mereka tinggali masih terendam sekitar sentimeter. Rumahnya memang berbatasan langsung dengan Sungai Citarum.

"Bantuan sempat ada, tetapi memang enggak cukup," katanya.

Baca juga: Bobotoh Diimbau Robert Alberts Tak Datang ke Stadion saat Piala Menpora 2021 Maupun Saat Latihan

Sudah Dibantu

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabat, Dani Ramdan, mengatakan sekelompok warga korban bencana banjir yang terpaksa mengemis di Jalan Ranggagede, sudah mendapat bantuan logistik kembali, Selasa (23/2).

"Sudah saya konfirmasi ke Kepala Pelaksana BPBD Karawang, bahkan kepala desanya yang datang. Itu sudah diberikan distribusi logistik. Kemarin sebenarnya sudah diberi logistik, cuma karena mungkin kurang, dengan kondisi pengungsian yang di pinggir jalan raya, jadi ya dimanfaatkan untuk meminta kepada yang lewat. Tapi tadi sudah ditambah logistik lagi ke sana sampai cukup," kata Dani kepada Tribun saat dihubungi melalui telepon, kemarin.

Baca juga: Mayat Wanita Tergeletak di Tembok Jembatan Rel Kereta Api Jatiluhur, Diduga Tewas Tersambar Kereta

Halaman
123
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved