Ngaku Bantuan yang Didapat Tak Cukup, Pengungsi Banjir Mengemis di Jalan Ranggagede Karawang
Sejumlah korban banjir Kampung Benteng, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, mengemis di tepian Jalan Ranggagede
Ia mengatakan, rumah yang mereka tinggali masih terendam sekitar sentimeter. Rumahnya memang berbatasan langsung dengan Sungai Citarum.
"Bantuan sempat ada, tetapi memang enggak cukup," katanya.
Baca juga: Bobotoh Diimbau Robert Alberts Tak Datang ke Stadion saat Piala Menpora 2021 Maupun Saat Latihan
Sudah Dibantu
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabat, Dani Ramdan, mengatakan sekelompok warga korban bencana banjir yang terpaksa mengemis di Jalan Ranggagede, sudah mendapat bantuan logistik kembali, Selasa (23/2).
"Sudah saya konfirmasi ke Kepala Pelaksana BPBD Karawang, bahkan kepala desanya yang datang. Itu sudah diberikan distribusi logistik. Kemarin sebenarnya sudah diberi logistik, cuma karena mungkin kurang, dengan kondisi pengungsian yang di pinggir jalan raya, jadi ya dimanfaatkan untuk meminta kepada yang lewat. Tapi tadi sudah ditambah logistik lagi ke sana sampai cukup," kata Dani kepada Tribun saat dihubungi melalui telepon, kemarin.
Baca juga: Mayat Wanita Tergeletak di Tembok Jembatan Rel Kereta Api Jatiluhur, Diduga Tewas Tersambar Kereta
Dani mengatakan kekurangan logistik memang sempat terjadi di sejumlah titik lainnya seperti di Kabupaten Subang, di mana di sama sejumlah pengungsi pun terpaksa mengemis.
Ini karena banyaknya jumlah pengungsi akibat banjir dan lokasi pengungsian mereka yang terpencar, sehingga ada saja yang belum terberi bantuan.
"Banjir besar seperti ini kan terakhir 2014. Kalau Karawang, bahkan catatannya seperti tahun 2010, artinya ini siklus 10 tahun. Kemudian karena jumlah pengungsi banyak dan menyebar, artinya ada saja peluang distribusi barang-barang itu ada yang terlewat, termasuk ke kelompok masyarakat ini. Tapi sudah ada penanganan ketika ada laporan," katanya.
Kecuali di Kecamatan Telukjambe di Kabupaten Karawang dan Muaragembong di Kabupaten Bekasi, ujarnya, banjir yang pekan lalu sempat kembali melanda sejumlah wilayah Jabar, sudah benar-benar surut.
Baca juga: Virus Corona Menggila di Ciamis, 23 Karyawan Disdik Ciamis Terpapar Covid-19 Termasuk ASN
"Sisanya, sudah banyak yang mulai membersihkan rumah. Kalau yang sudah surut itu yang bisa membersihkan rumah, di semua hampir kabupaten dan kota seperti itu. Di Legon Subang sudah selesai kemarin, tapi masih ada yang tergenang sampai 10 sentimeter," katanya.
Dani mengatakan pihaknya juga masih mewaspadai cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di Jabar. Ia juga meminta masyarakat untuk tetap waspada.