Breaking News:

Virus Corona Menggila di Ciamis, 23 Karyawan Disdik Ciamis Terpapar Covid-19 Termasuk ASN

Ke-23 karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19tersebut akan menjalani masa isolasi mandiri selama 10 hari di rumah masing-masing.

tribunjabar.id/Andri M Dani
Sebanyak 23 karyawan Disdik Ciamis diketahui terkonfirmasi ppsitif Covid-19, dua ruangan dilakukan penutupan secara parsial 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS – Dinas Pendidikan Ciamis menutup sementara dua ruang bidang yakni Bidang Perencanaan dan Bidang SMP menyusul adanya 23 pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Secara keseluruhan layanan tetap jalan. Yang tutup hanya dua ruangan. Bidang Perencanaan dan Bidang SMP saja selama tiga sejak kemarin,” ujar Plt Kadisdik Ciamis Dr Asep Saeful Rahmat Msi kepada Tribun Selasa (23/2).

Menurut Plt Kadis Disdik Ciamis Dr Asep Saeful Rahmat Msi ada 152 karyawan lingkungan kantor Disdik Ciamis, baik ASN maupun non ASN yang telah dan akan menjalani test swab.

Baca juga: Virus Corona Masih Menggila di Indonesia Hari Ini Bertambah 10.180 Kasus Baru, Total Tembus 1,2 Juta

Baca juga: Satu Pabrik di Majalengka Ditutup Sementara Diduga Ada Belasan Pekerja Terpapar Covid-19

Termasuk guru pengawas, penilik yang setiap hari “ngantor” di Disdik Ciamis. Juga OB maupun security.

“Sampai hari ini sementara diketahui ada 23 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Semuanya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Tidak ada yang dirawat. Hari ni juga masih menjalani test swab, langsung di Dinkes (Ciamis),” katanya.

Ke-23 karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut akan menjalani masa isolasi mandiri selama 10 hari di rumah masing-masing.

Dari 23 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut menurut Asep terbanyak di ruangan Bidang Perencanaan dan Bidang SMP.

Sehingga kedua ruangan tersebut ditutup sementara selama 3 hari sejak Senin (22/2 untuk dilakukan penyemprotan desinfektan (sterilisasi).

“Dilakukan penutupan secara parsial di ruang Bidang Perencanaan dan Bidang SMP. Sebenarnya penyemprotan desinfektan sudah dilakukan sejak Minggu (21/2) di seluruh ruangan. Sejumlah ruangan memang ber-AC dan kurang ventilasi, memungkinkan terjadinya airbone,” ujar Asep.

Halaman
12
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved