Breaking News:

Pengakuan IRT Cantik Bertato dan Beranak 4 yang Nekat Jadi Pengedar Sabu-sabu di Cianjur

Ibu rumah tangga ( IRT) cantik berinisial YS (36) nekat menjadi pengedar sabu-sabu yang dikendalikan dari lembaga pemasyarakatan Cianjur.

Tribunjabar.id/Ferri Amiril Mukminin
Seorang ibu rumah tangga ( IRT) cantik berinisial YS (36) nekat menjadi pengedar sabu-sabu yang dikendalikan dari lembaga pemasyarakatan Cianjur. 

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR -  Seorang ibu rumah tangga ( IRT) cantik berinisial YS (36) nekat menjadi pengedar sabu-sabu yang dikendalikan dari lembaga pemasyarakatan Cianjur.

Ibu dari empat orang anak ini ditangkap bersama tujuh orang pelaku lainnya yang juga pengedar sabu yang dikendalikan dari lembaga pemasyarakatan.

Kepada polisi, YS mengaku baru sekali mengedarkan sabu dengan cara menempel barang tersebut ditempat yang telah disepakati oleh pembeli.

Baca juga: Geng Motor di Indramayu Kena Batunya, Membegal Pengendara Motor Ternyata Polisi, Langsung Kabur

Baca juga: Heboh Ada Desa Miliarder di Kuningan, Sejumlah Sales Dealer Mobil Ramai Mendatangi, Begini Hasilnya

"Suami saya tak mengetahuinya, saya melakukan ini baru sekali dan itu untuk kebutuhan sehari-hari," ujar YS saat Satnarkoba Cianjur menggelar rilis, Senin (22/2/2021) di Mapolres Cianjur.

Ibu yang mempunyai tato di lengan kiri ini mengatakan, ia mengaku menyesal dan kini harus meninggalkan empat orang anak untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

YS menyebut dari hasil kegiatannya menempel sabu ia mendapat imbalan Rp 1,5 juta.

Kapolres Cianjur AKBP M Rifai mengatakan, pihaknya mengamankan delapan pengedar narkoba hasil pengembangan sampai ke lapas ke Gunung Sindur, lapas Cipinang, sampai Lapas Cianjur.

"Modus operandi para pelaku dengan menempel barang di beberapa tempat pembeli akan diarahkan orang napi tersebut," ujar Kapolres.

Baca juga: Jasad Bayi Terbungkus Kantong Plastik Ditemukan di Jatiwangi Majalengka, Diduga Dibunuh Lalu Dibuang

Baca juga: Komplotan Geng Motor di Indramayu Kembali Berulah, Lakukan Penghadangan Hingga Perusakan

Kapolres mengatakan, dari delapan pelaku polisi menyita barang bukti sebanyak 247,09 gram sabu.

"Pelaku YS (36) seorang ibu rumah tangga sudah tiga bulan ikut mengedarkan sabu untuk keuntungannya katanya unyuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

Kapolres mengatakan, Satnarkoba juga telah memeriksa lima orang narapidana yang terlibat pengedaran sabu tersebut.

"Mereka menempel barang atas perintah dari narapidana di dalam lapas," kata Kapolres.(fam) 

Baca juga: Dua Sejoli Berbuat Tak Senonoh di Mobil, Ketahuan Polisi yang Sedang Patroli, Langsung Diamankan

Baca juga: Perselingkuhan Nissa Sabyan dan Ayus Sabyan Dinilai Bertentangan dengan Image yang Ingin Dibangun

Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved