Warga Takut Tanggul Sungai Cimanuk Indramayu Jebol Soalnya Hanya Diikat Tambang Usai Ambrol Kemarin

Hal ini disebabkan oleh kondisi tanggul yang kian mengkhawatirkan usai diterjang banjir besar yang sebelumnya melanda Kabupaten Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Tanggul Sungai Cimanuk yang ambrol di Desa Rambatan Kulon Blok Jambu Air, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Kamis (18/2/2021). 

Salah seorang warga, Taryadi mengatakan, setiap hujan turun, warga selalu was-was.

"Takut pastinya kalau hujan, apalagi kalau hujannya di hulu Sungai seperti di Majalengka, kan ngalirnya ke sini," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di lokasi amblesnya tanggul, Kamis (18/2/2021).

Taryadi yang sekaligus ketua RT setempat masih mengingat betul saat kejadian itu. 

Ia melihat langsung bagaimana dinding tanggul bergetar lalu bergerak hingga ambrol sepanjang 80 meter.

Ambrolnya tanggul terjadi seiring surutnya debit air Sungai Cimanuk pada dua hari pasca-banjir besar pada Rabu (10/2/2021) lalu.

"Ngeri pas liat dinding itu jalan (gerak)," ucapnya.

Untuk menahan dinding tanggul agar tetap berdiri, warga menggunakan tali tambang.

Tanggul tersebut diikatkan kepada pepohonan yang berada di sekitaran tanggul.

"Kalau gak pakai tali ini, tembok pasti langsung roboh, ujar dia.

Baca juga: Seorang Siswi Mau Diajak Tidur Oknum Guru, Termakan Rayuan Maut Kamu Adalah Masa Depanku

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved