Breaking News:

Virus Corona Mewabah

Duh, Angka Positif Covid-19 di Jabar Tinggi Lagi, Ridwan Kamil Beberkan Fakta Ini

Zona merah atau kawasan risiko tinggi penyebaran Covid-19 di Jawa Barat pekan ini tinggal Kota Cirebon.

Humas Jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil memimpin Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Senin (18/1/2021) 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Zona merah atau kawasan risiko tinggi penyebaran Covid-19 di Jawa Barat pekan ini tinggal Kota Cirebon.

Kota Bogor yang sebelumnya menjadi satu-satunya zona merah di Jawa Barat sudah pulih menjadi zona oranye atau risiko sedang penyebaran Covid-19.

Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi dan Komunikasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar) dan Satgas Penanganan Covid-19, zona kuning atau kawasan risiko rendah penyebaran Covid-19 di Jabar adalah Kota Cimahi, Kota Banjar, Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang, dan Kota Tasikmalaya.

Sedangkan sisanya, terdapat 21 kota dan kabupaten di Jabar berstatus zona oranye.

Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Sukabumi yang pekan lalu sudah zona kuning, pekan ini kembali menjadi zona oranye.

Data terbaru Covid-19 di Jawa Barat sampai 17 Februari 2020 sore, terhitung secara kumulatif terdapat 184.106 kasus positif Covid-19 di Jawa Barat.

Sedangkan sebanyak 28.352 orang masih dalam perawatan dan 2.135 orang meninggal dunia.

Setelah sekitar sepekan mengalami penurunan angka kasus positif Covid-19, Jawa Barat memang kembali tercatat mengalami peningkatan kasus harian positif Covid-19.

Dari awalnya di kisaran seribuan kasus per hari, bahkan sampai ratusan, dalam dua hari ini penambahan kasus Covid-19 di Jawa Barat kembali bertambah di atas 4.000-an per harinya.

Halaman
123
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved