Breaking News:

Pesan Berantai Soal Banjir Susulan di Indramayu Banyak Beredar, BPBD Pastikan Hoaks

Pesan berantai soal akan terjadinya banjir susulan di Kabupaten Indramayu banyak tersebar di berbagai media sosial.

Istimewa
Tangkapan layar pesan berantai soal banjir susulan di Kabupaten Indramayu.  

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pesan berantai soal akan terjadinya banjir susulan di Kabupaten Indramayu banyak tersebar di berbagai media sosial.

Pesan itu mulai tersebar sejak hari kemarin Sabtu (13/2/2021).

Saat dikonfirmasi, Plt Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Indramayu, Caya mengatakan, membantah kabar tersebut.

Baca juga: Gempa 7.1 Magnitudo Guncang Fukushima Jepang, Warga Khawatir Insiden Reaktor Nuklir Terulang

Baca juga: 5 Fakta Bayi Ajaib Dilahirkan Janda Muda Cianjur, Merasakan Hal Aneh dengan Rahim dan Perutnya

Ia mengatakan informasi yang beredar itu bohong atau hoaks.

"Infonya hoaks," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui pesan singkat, Minggu (14/2/2021).

Seperti diketahui dalam pesan berantai tersebut meminta agar warga bersiaga karena Waduk Jatigede sudah melebihi kapasitas.

Untuk mengurangi debit air, pintu pada Waduk Jatigede dibuka.

Dalam pesan itu juga disebutkan bahwa Kecamatan Terisi siaga 1. Hal demikian menurut pesan itu juga sudah diumumkan melalui masjid.

Caya memastikan, banjir yang melanda Kabupaten Indramayu sekarang ini sudah surut dan masyarakat kini sedang membereskan rumahnya masing-masing.

"Alhamdulillah sekarang sudah normal dan masyarakat saat ini sedang membersihkan rumahnya masing-masing," ujar dia.

Baca juga: Anda Perlu Tahu! Mulai Besok, Syarat Penumpang KA dari Stasiun Bandung Bisa Pakai GeNose C19

Baca juga: HEBOH Mobil Avanza Isi 7 Penumpang Tiba-tiba Ada di Tengah Hutan Gunung Putri, Padahal Mau ke Tasik

Penulis: Handhika Rahman
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved