Breaking News:

Anda Perlu Tahu! Mulai Besok, Syarat Penumpang KA dari Stasiun Bandung Bisa Pakai GeNose C19

Pemeriksaan negatif Covid-19 melalui alat screening Gadjah Mada Elektronik Nose C19 ( GeNose C19) akan diberlakukan PT KAI Daop 2 Bandung

ISTIMEWA
Kondektur didampingi Polsuska saat mengecek posisi tempat duduk penumpang yang naik kereta api di Stasiun Cirebon, Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Sabtu (13/6/2020). 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pemeriksaan negatif Covid-19 melalui alat screening Gadjah Mada Elektronik Nose C19 ( GeNose C19) akan diberlakukan PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung mulai Senin (15/2/2021).

Hasil negatif dari pemriksaan Covid-19 melalui alat screening itu akan menjadi syarat perjalanan penumpang kereta api.

Hadirnya GeNose C19 ini, melengkapi sarana fasilitas pemeriksaan kesehatan covid-19 yang telah disediakan PT. KAI Daop 2 Bandung sebelumnya yaitu, rapid tes antigen. Para pengguna jasa layanan kereta api dapat memilih satu diantara dua fasilitas tersebut.

Manager Humasda PT. KAI Daop 2 Bandung, Kuswardoyo mengatakan, bahwa penerapan  GeNose C19 merupakan implementasi dari SE Kemenhub Nomor 20 Tahun 2021, terkait syarat bagi pengguna jasa Kereta Api Jarak Jauh yang diwajibkan menunjukkan surat keterangan GeNose C19 atau rapid tes antigen atau RT-PCR/swab tes dengan hasil negatif Covid-19.

Baca juga: Sederet Fakta Jalan Menuju Objek Wisata Panyaweuyan Majalengka Diterjang Longsor, Wisata Tetap Buka

Baca juga: Amalan yang Dianjurkan Dilakukan di Bulan Rajab, Mulai Puasa Sunah hingga Doa-doa Tiap Pagi dan Sore

Baca juga: HEBOH Mobil Avanza Isi 7 Penumpang Tiba-tiba Ada di Tengah Hutan Gunung Putri, Padahal Mau ke Tasik

Bahkan, Stasiun Bandung menjadi stasiun ketiga sebagai penyelenggara screening penumpang menggunakan GeNose, setelah sebelumnya hanya dilakukan di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta pada beberapa waktu lalu.

Baca juga: BUTUH Segera Bantuan Anda, 3 Bayi Kembar Ini Butuh Bantuan Susu, Ibunya Dirawat Tak Bisa Menyusui

Baca juga: NEKAT, Para Pemuda Asal Cirebon Tetap Main ke Panyaweuyan Meski Ada Longsor, Motor Disimpan

Baca juga: RAMALAN Zodiak Cinta Minggu 14 Februari 2021: Cancer Tak Abaikan Dia, Sagitarius Ada Perdebatan

"Penambahan fasilitas layanan pemeriksaan GeNose C19 ini selain merupakan wujud sinergi BUMN antara PT. KAI dan PT. Rajawali Nusantara Indonesia, melalui anak usahanya Rajawali Nusindo, serta Universitas Gadjah Mada (UGM). Tapi juga sekaligus upaya peningkatan pelayanan kami, bagi para pelanggan dan pengguna jasa kereta api, khususnya dalam rangka pemenuhan persyaratan perjalanan kereta api," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (13/2/2021).

Kuswardoyo menuturkan, untuk lokasi penempatan layanan pemeriksaaan GeNose C19 akan disandingkan dengan fasilitas layanan kesehatan pemeriksaan rapid tes antigen yaitu, di Stasiun Bandung bagian Utara. 

"Sehingga bagi calon pengguna jasa layanan kereta api yang telah memiliki kode booking tiket keberangkatan, dapat mendatangi bagian Utara dari Stasiun Bandung sebagai lokasi penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan. Para penumpang akan diarahkan oleh petugas untuk dapat memilih opsi untuk menggunakan layanan screening menggunakan GeNose atau rapid tes antigen sebagai salah satu syarat perjalanan," ucapnya.

Setelah menentukan pilihan penggunaan fasilitas pemerikaan kesehatan, selanjutnya, para penumpang akan diberikan nomor pendaftaran dan semacam label stiker yang harus diisi, dengan mencantumkan nama, kode booking tiket keberangkatan, dan usia yang bersangkutan. 

Halaman
12
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved