Breaking News:

Seorang Pejabat di Pemkab Kuningan Meninggal Dunia Terkonfirmasi Positif Covid-19

Indra sendiri mengakui tidak mengetahui persis kronologi meninggalnya pejabat di Pemkab Kuningan tersebut.

Istimewa
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kuningan meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Pemakamannya menggunakan standar protokol kesehatan Covid-19. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kuningan, Indra Purwantoro, meninggal dunia akibat terpapar Covid19.

Proses pemakaman almarhum pun menggunakan standar protokol kesehatan Covid19.

"Iya, beliau meninggal terpapar Covid19. Diketahuinya juga, beliau memiliki riwayat penyakit yaitu diabetes dan jantung," ungkap Kepala BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana kepada wartawan, Jumat (12/2/2021).

Indra sendiri mengakui tidak mengetahui persis kronologi meninggalnya pejabat di Pemkab Kuningan tersebut.

"Kronologinya tidak tahu, takut salah," katanya.

Baca juga: Status Sungai Cipanas Awas, Warga Indramayu Panik Lari ke Pengungsian, Banjir Susulan Kembali Datang

Baca juga: Doa Rasulullah SAW untuk Menyambut Bulan Rajab, Umat Islam Dianjurkan Juga untuk Puasa

Baca juga: Pemuda di Jatiroke Jatinangor Babak Belur Diamuk Warga, Diduga Mau Mencuri Sepeda Motor

Saat dihubungi secara terpisah, salah seorang staf Indra Purwantoto, Yanto,  membenarkan bahwa atasannya itu meninggal dunia.

"Iya kang, beliau meninggal saat mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum 45. Kemudian saat pemakaman itu memang menggunakan protokol kesehatan," katanya.

Juru Bicara Satgas Covid19 Kuningan, Agus Mauludin dalam laporan harian mengenai penyebaran Covid-19 per Jumat (12/2/2021), menyebut total kasus terkonfirmasi itu ada sebanyak 3129 orang, dengan jumlah discarded sebanyak 2668 orang dan masih karantina ada 397 orang.

"Kemudian untuk jumlah meninggal hingga kini sebanyak 64 orang. Dalam kasus ini Laki-Laki ada sebanyak 1547 orang dan Perempuan ada 1582 orang," katanya.

Kemudian untuk kasus kontak erat itu total sebanyak 4519 orang dengan discarded : 4222 orang dan masih karantina itu sebanyak 297 orang.

"Kasus ini jumlah Laki-laki ada 2144 orang dan Perempuan ada 2375 orang," ujarnya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved