Breaking News:

Tak Bisa Mandi Saat Mengungsi, Wanita Korban Banjir Pamanukan Subang Ini Minta Disemprot Water Canon

Dini (19), warga Jalan Veteran, Desa Pamanukan, Subang, semenjak ia bersama keluarganya mengungsi mengaku belum mandi beberapa hari.

Tribun Jabar
Dini bersama adiknya mencari air untuk mandi 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNCIREBON.COM, SUBANG - Banjir Pamanukan Kabupaten Subang kini mulai surut, sebagian warga bahkan sudah mulai kembali ke rumah masing-masing.

Namun, sebagian masih mengungsi dikarenakan rumahnya masih terendam.

Banyak pengungsi yang mengeluhkan ketiadaan air bersih, banyak diantara mereka bahkan tak pernah mandi.

Seperti yang dirasakan Dini (19), warga Jalan Veteran, Desa Pamanukan, Subang, semenjak ia bersama keluarganya mengungsi mengaku belum mandi beberapa hari.

Empat Pengendara Jalur Pantura Cirebon Hasil Rapid Test Antigennya Positif Covid-19

Zodiak Besok Jumat 12 Februari 2021: Capricorn Lewati Masa Sulit, Sagitarius Keuanganmu Bermasalah

"Di rumah listrik mati, kami sekeluarga sudah tiga hari ini belum mandi," ujar Dini saat ditemui Tribun di di SPBU Tambak Dahan Subang, Selasa (11/2/2021).

Dini bahkan kerap kali mencari air bersih di toilet SPBU terdekat dari pengungsian namun sama sekali ia tak mendapatkan air untuk mandi.

Namun lagi-lagi Dini tak menemukan air di toilet SPBU Tambak Dahan tersebut.

Secara terpisah, Iman (37) petugas SPBU Tambak Dahan menjelaskan akibat banjir pompa air di SPBU tersebut mat.

"Disini juga tidak ada air mas, ini pompanya kerendem," ujar Iman Ketika dikonfirmasi Tribun.

Dini yang saat itu datang bersama kakak dan adiknya terpaksa kembali pulang ke pengungsian dengan keadaan belum mandi.

Begini Tanggapan Bawaslu Majalengka Soal Pemilu Serentak yang Rencana Digelar 2024

Arti Sebenarnya Gong Xi Fa Cai, Ternyata Artinya Bukan Selamat Tahun Baru Imlek

Sebelum beranjak pergi Dini si gadis manis itu mengumpat dengan kata sindiran, "Rumah kami aja bisa mandi, kami malah tak bisa mandi," kata Dini dini tertawa lepas.

"Kami meminta Pemerintah Kabupaten Subang segera mengirimkan bantuan air bersih, kan ada mobil yang buat nyemprot orang itu (water canon), sekarang kemana mobil itu," tutup Dini.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved