Menteri PUPR & Kapolda Jabar Tinjau Langsung Waduk Cipancuh, Kondisinya Mengkhawatirkan, Akan Jebol?
Kita tetap waspada dengan adanya pergeseran tanggul Waduk Cipancuh ini dan adakan koordinasikan dengan instansi yang terkait
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kondisi Waduk Cipancuh Indramayu yang berlokasi di Desa Situraja Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, kian mengkhawatirkan, Rabu (10/1/2021).
Mengetahui kondisi tersebut Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono dan Kapolda Jawa Barat Irjen Ahmad Dofiri langung melakukan peninjauan langsung.
Hadimuljono mengatakan, pemerintah akan melakukan upaya maksimal dengan menormalisasi waduk mengantisipasi agar tidak jebol.
"Kita akan tanggulangi, perbaikan. Untuk rekan-rekan PJT Unit III Jabar saya sudah minta lakukan pemantauan dan laporkan perkembangannya," ujar Basuki Hadimuljono kepada Tribuncirebon.com di lokasi waduk.
• Resmi Dibuka, Ini Wajah Baru Alun-alun Majalengka, Usung Konsep Budaya Kuat
• Daftar Harga iPhone Terlengkap Februari 2021: iPhone 7 Plus, iPhone Xr, iPhone SE Hingga iPhone 12
• Bencana Pergerakan Tanah Guncang Babakan Jeruk Kabupaten Tasik, Puluhan Warga Tinggalkan Rumah
Pada malam hari kemarin, bahkan beredar kabar Waduk Cipancuh jebol, sirene tanda siaga pun berbunyi.
Ia memastikan, walau kondisinya mengkhawatirkan. Namun, waduk tersebut tidak sampai jebol.
Basuki Hadimuljono juga meminta kepada PJT unit III Jabar dan jajarannya yang menangani Waduk untuk selalu waspada dan melaporkan setiap perkembangan di lapangan.
"Kita tetap waspada dengan adanya pergeseran tanggul Waduk Cipancuh ini dan adakan koordinasikan dengan instansi yang terkait dalam penanganan waduk Cipancuh ini," ucapnya.
Senada dengan Menteri PUPR, Kapolda Jabar, Irjen Ahmad Dofiri juga mengingatkan jajarannya agar terus melakukan pemantauan di semua lokasi rawan bencana.
"Tidak hanya Waduk Cipancuh, monitoring lokasi rawan bencana agar dilakukan rutin untuk membantu upaya pencegahan buat masyarakat," ujarnya.
Berdasarkan laporan terakhir sampai Selasa (9/2/2021) pukul 23.15 WIB, posisi volume debit air di Waduk Cipancuh sudah turun menjadi 8,7 juta m³/detik.
Tadinya, pada Selasa petang, volume debit air berada di kisaran 10 juta m³/detik. Targetnya volume debit air akan diturunkan di kisaran normal 6 juta m³/detik.
Alarm Siaga
Kondisi Waduk Cipancuh di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu berada di level siaga 1, Selasa (9/2/2021) malam.
Debit air di waduk tersebut meningkat drastis hingga membuat alarm siaga berbunyi.
Belum ada keterangan resmi dari instansi terkait soal peningkatan status tersebut.
Beberapa instansi kebencanaan pun sekarang ini tengah mengecek lokasi untuk memastikan kondisi waduk.
"Iya, ini kita masih dalam perjalanan menuju Waduk Cipancuh," ujar Koordinator Lapangan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Indramayu, Ratna kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler.
• Download Lagu Tanpa Batas Waktu OST Sinetron Ikatan Cinta Versi Cover Amanda Manopo MP3
• Banjir di Majalengka, 16.834 Jiwa Terdampak, Tersebar di 8 Kecamatan
• TRAGIS, Tiga Korban Banjir di Pamanukan Subang Meninggal di Pengungsian
Ratna mengatakan, informasi status siaga 1 Waduk Cipancuh tersebut diterima Tagana Kabupaten Indramayu sekitar pukul 21.30 WIB.
Berdasarkan informasi sementara, waduk tersebut tidak sampai jebol. Namun, lumpur sudah meluber keluar.
"Kita belum tahu ya kepastiannya gimana ya karena kita belum sampai ke lokasi, nanti kita infokan lagi," ujar dia.
Status Aman
Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Indramayu memastikan Waduk Cipancuh di Kecamatan Gantar aman.
Hal tersebut disampaikan Koordinator Lapangan Tagana Kabupaten Indramayu, Ratna kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Selasa (9/2/2021).
Ratna mengatakan, status amannya waduk dipastikan setelah dilakukan pengecekan langsung.
Sementara untuk informasi soal berbunyinya suara alarm tanda status siaga 1 waduk yang banyak beredar di media sosial merupakan barita bohong atau hoaks.
"Bunyi sirine itu hoaks," ujar dia.
• Profil Habib Luthfi bin Yahya, Ulama Kharismatik Asal Pekalongan Sempat Bikin Ustaz Maaher Menyesal
• Suami Istri Bos Besar Aneka Sandang Kuningan Meninggal Dunia, Adik Bilang Haji Udin Positif Covid-19
• KSAD Jenderal Andika Perkasa Terima Lapor Naik Pangkat 8 Perwira Tinggi, Satu Orang Jadi Bintang Dua
Ratna menjelaskan, debit air sekarang ini justru berkurang setelah dibukanya pintu air. Pergeseran turun 4 centimeter sekitar pukul 22.30 WIB.
Masih disampaikan Ratna, kondisi Waduk Cipancuh saat ini masih stabil setelah dilakukan upaya penanganan dari pihak perairan.
Kemungkinan besok pagi, akan ada pemasangan bambu.
"Tarik lurus bambu kalau ada pergeseran berarti tanah itu gembur," ucapnya.