Breaking News:

Keranda dan Makam Sudah Siap, Tunggu Kedatangan Jasad Weni Wanita yang Tewas Ditusuk Bambu di Garut

Suasana di Kampung Ciloa Tengah, Desa Sindangratu, Kecamatan Sucinaraja, Garut terlihat ramai, keluarga tetangga Weni Tania menunggu hasil auptopsi

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Kontributor Garut, Sidqi Al Ghifari
Keranda dan tikar sudah siap menunggu kedatangan jenazah Weni Tania di teras rumah duka, Kabuten Garut, Sabtu (6/2/2021). 

Kapolsek Wanaraja menyebutkan pihaknya masih bekerja keras melakukan proses penyidikan, ada empat orang saksi yang masih diperiksa polisi.

"Kami sekarang dalam upaya penyelidikan lebih lanjut, sejauh ini baru 4 orang yang kami mintai keterangan sebagao saksi," ucapnya. (*)

Kisah Seorang Polisi di Majalengka Bagi-bagi Kuota Internet Gratis ke Siswa di Masa Pandemi Covid-19

Heboh, Pekalongan Diterjang Air Banjir Berwarna Merah Darah, Diduga Ini Penyebab Warna Air Berubah

Sebelumnya diberitakan, penemuan sosok mayat wanita di pinggir sungai kecil belakang PT Japfa di Garut , itu langsung membuat heboh warga, Jumat (5/2/2021).

Terlebih kondisi mayat yang mengenaskan saat ditemukan, yakni tubuhnya masih ditusuk bambu membuat warga masih banyak yang membicarakannya hingga hari ini, Sabtu.

"Iya itu perempuan yang mayatnya kemarin ditemuykan itu, ternyata dibunuh. Sadis pisan pembunuhnya," ujar Yana (38) salah seorang warga asal Garut di Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Sabtu (6/2/2021).

Satu Keluarga Dibunuh di Rembang, Sang Cucu Turut Jadi Korban, Pelaku Masih Misteri, Ini Faktanya

Weni Asal Garut Tewas Ditusuk Bambu 60 Cm, Ibunya yang sedang di Arab Syok, Minta Pelaku Disikat

Harimau Kebun Binatang Singkawang Lepas, 1 Petugas Tewas Diserang, Masih Berkeliaran di Sinka Zoo

Dilansir dari Tribunjabar.id, sosok perempuan yang sudah menjadi mayat itu adalah Weni Tania, gadis berusia 21 tahun.

Korban merupakan warga Kampung Ciloa Tengah RT 003, RW 003, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Pihak keluarga menceritakan kronologis kepergian Weni dari rumahnya sebelum ditemukan meninggal dunia.

"Perginya dari hari Selasa, katanya mau ke rumah temennya yang dekat pasar Wanaraja, udah itu pergi ke rumah pacarnya naik angkot entah kemana," kata Ai Kusmiati (40) yang merupakan Bibi Weni, saat ditemui Tribunjabar.id di rumah duka, Jumat (5/2) malam.

Ai mengatakan ia pada awalnya tidak curiga karena memang Weni sering berpegian ke rumah temannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved