Pengamat Ungkap Isu Kudeta AHY Muncul Ada Kaitan dengan Kemenangan Aklamasi AHY di Kongres Demokrat
Munculnya isu kudeta AHY alias Agus Harimurti Yudhoyono dari kepemimpinan Partai Demokrat, ternyata membuat pengamat politik M Qodari terkejut.
Asep mengatakan pihak-pihak yang mencoba memengaruhi kader Partai Demokrat untuk menggelar KLB mungkin saja sudah mengetahui para pengurus dari tingkat DPC dan DPD partai Demokrat di Jawa Barat adalah pendukung kuat AHY.
"Mereka mungkin tahu kalau hubungan para pengurus DPC Partai Demokrat se-Jabar dan DPD Partai Demokrat Jabar dengan Ketum AHY dan jajarannya itu sangat kuat, High Voltage," katanya.
Dengan demikian, katanya, jika para oknum ini mencoba merayu para kader Partai Demokrat, baik dengan uang Rp 100 juta ataupun nominal yang lebih besar, para perayu ini akan langsung menyerah.
"Kalau mereka kontak-kontak ke Jabar pasti akan langsung semaput. Jangankan dengan uang segitu, jauh lebih besar dari itu pun, saya pastikan pengurus Partai Demokrat di Jabar tidak akan mau. Kenapa, karena menjaga Ketum AHY sebagai simbol dari marwah partai adalah harga mati," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Partai Demokrat terus melakukan pendalaman terkait dengan gerakan pelengseran terhadap AHY melalui KLB.
Partai Demokrat pun menyebut menemukan adanya tawaran uang yang diduga untuk menyogok DPC dalam gerakan kudeta ini.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya, mengatakan pihak yang mencoba merayu para kader Partai Demokrat untuk menggulingkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), telah terkena prank atau kelakar akibat informasi bohong yang menyatakan bahwa kader Partai Demokrat gampang dipengaruhi.
Sejumlah pihak, katanya, memang mencoba memengaruhi para kader Partai Demokrat untuk menggelar Kongres Luar Biasa yang bisa menjadi jalan untuk mengkudeta AHY.
Padahal, katanya, tidak pernah ada dalam pikiran para kader partainya untuk melakukan kudeta sedikitpun.
Akhirnya, katanya, para kader yang dipengaruhi untuk menggulingkan AHY ini melaporkan hal tersebut kepada pimpinan Partai Demokrat.
"Kena prank, orang itu kira mereka (para kader) serius, padahal mereka itu semua laporan," kata Asep melalui ponsel, Selasa (2/2).
Asep mengatakan informasi yang menyatakan bahwa kader Partai Demokrat gampang dipengaruhi soliditasnya tersebut adalah kabar bohong, tapi herannya malah dipercayai oleh pihak yang mencoba memengaruhi kadernya tersebut.
"Kan dia pikir gampang urusannya, sementara situasi sekarang kan sangat solid-solidnya ke Ketum (AHY) ini. Jadi ketika ada info ini gampang dan mudah dipengaruhi, itu bohong. Jadi kalau betul ya ada pihak istana yang main di situ ya mereka kena prank," katanya.
Asep menuturkan tingkat soliditas pengurus dan kader Partai Demokrat, dipastikan sangat solid. Kondisi pengurus dan kader di bawah pimpinan Ketum Partai Demokrat AHY ini sedang dalam kondisi terbaik.
Bukan karena semata-mata oleh semangat kemudaan yang dipancarkan oleh AHY dan jajaran DPP PD saat ini.