Breaking News:

Kata Demokrat, Seharusnya Jokowi Jawab Surat AHY, Jika Surat Itu Tak Ada Hubungan dengan Presiden

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) seharusnya menjawab surat dari Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY).

TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron saat mengecek lokasi semburan gas liar atau bubble di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Selasa (3/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) seharusnya menjawab surat dari Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY).

Hal itu dikatakan Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Herman Khaeron.

Pernyataan Herman Khaeron itu sekaligus mengklarifikasi adanya keterlibatan pejabat di lingkaran Istana dalam ' gerakan kudeta AHY ' Ketua Umum Partai Demokrat.

Pengamat Ini Blak-blakan, Isu Kudeta AHY Muncul, Salah Satunya AHY Jauh Dibawah SBY Popularitasnya

Pengamat Ini Blak-blakan, Isu Kudeta AHY Muncul, Salah Satunya AHY Jauh Dibawah SBY Popularitasnya

"Kalau tidak hubungannya langsung dengan Presiden, tentu sebaiknya diklairifkasi, bahwa itu adalah urusan pribadinya Pak Moeldoko," kata Herman Khaeron dalam diskusi virtual bertajuk 'Imbas Skenario Kudeta Politik Menyasar AHY’,  seperti dilansir dari Tribunnews.com, Kamis (4/2/2021).

Diketahui, alasan pihak Istana tak mau menjawab surat AHY lantaran hal itu merupakan ranah internal Partai Demokrat.

Herman menilai alasan itu keliru.

Sebab dalam proses pendalaman yang dilakukan Demokrat, ada campur tangan pihak eksternal Partai Demokrat yang kini disebut-sebut Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

"Sesunguhnya bagi kami justru ini menjadi hal yang sangat substansial, ini sangat penting, karena ada keterlibatan pihak eksternal di mana bagian dari lingkaran pihak Istana," ucapnya.

Atas dasar itu, Herman menilai Presiden Jokowi sebaiknya menjawab surat itu sebagai bentuk klarifikasi karena Moeldoko adalah pejabat di lingkaran Istana.

Halaman
12
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved