Breaking News:

Imbas Pandemi Covid-19, Seluruh Pelayanan Kantor Imigrasi Cirebon Dibatasi 50 Persen

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon membatasi pelayanan di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah petugas pelayanan pembuatan paspor mengenakan masker dan sarung tangan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Senin (23/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncorebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon membatasi pelayanan di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Saat ini, seluruh pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon hanya 50 persen dari kuota maksimal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, Kartana, mengatakan, protokol kesehatan yang diterapkan membuat kapasitas ruang pelayanan harus dikurangi separuhnya.

Zodiak Cinta Besok, Kamis 4 Februari 2021: Pisces Ada Kenalan Baru, Aries Dapat Pengakuan Perasaan

Marzuki Alie Ancam Bongkar Borok Demokrat Kalau Terus Dituduh Kudeta AHY, Pengamat Ngaku Heran

Hal itu dilakukan agar para pemohon paspor yang datang dapat saling menjaga jarak sesuai protokol kesehatan.

"Protokol kesehatan ini sangat memengaruhi pelayanan, kami hanya membuka 50 persen," ujar Kartana saat ditemui di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu (3/2/2021).

Karenanya, pihaknya pun membatasi pelayanan hanya 50 persen agar protokol kesehatan dapat diterapkan demi mencegah penyebaran Covid-19.

Bahkan, ia memastikan komitmen jajarannya dalam melaksanakan protokol kesehatan secara ketat di seluruh layanan keimigrasian.

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon Pertahankan Predikat WBBM

Setiap meja pelayanan telah dipasangi mika pembatas untuk melindungi petugas dan pemohon paspor.

Selain itu, seluruh petugas pelayanan paspor juga mengenakan alat pelindung diri (APD) berupa masker, face shield, dan sarung tangan.

Para pemohon paspor juga diwajibkan mengenakan masker dan dicek suhu tubuhnya sebelum memasuki Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon.

"Kami juga menyediakan wastafel yang dilengkapi sabun antiseptik dan hand sanitizer di sejumlah titik," kata Kartana.

Pihaknya mengakui beberapa pelayanan juga ditutup sementara selama pandemi Covid-19.

Misalnya, Imigrasi Masuk Desa yang rutin dilaksanakan setiap bulannya di desa-desa se-Wilayah III Cirebon.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved