Breaking News:

Warga Dago Tolak Hotel Silik Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Takut Warga Tertular

Pemerintah, terus berupaya menambah tempat isolasi pasien Covid-19 termasuk Hotel Silik sebagai antisipasi jika tempat isolasi di tempat lain penuh.

Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Ilustrasi: Suasana kamar The Radiant di Kawasan Wisata Gronggong, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Kamis (14/1/2021). Yang dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Warga di Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung menolak rencana Pemerintah menjadikan Hotel Silik sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

Lukman Nugraha Putra, salah satu warga mengatakan, pemerintah Kota Bandung melalui aparat kewilayahan tidak melibatkan warga dalam rencana menjadikan hotel di daerahnya sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

"Point nya warga disini tetap menolak kalau dari camat masih pembahasan dan katanya ini sudah berjalan (memasukan) pasien Covid-19," ujar Lukman saat dihubungi, Senin (1/2/2021).

Baca juga: Pemkot Cirebon Siapkan Duit Rp 4 Miliar untuk Perpanjang Sewa Hotel Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Baca juga: Terekam CCTV, Heboh Nasabah Meninggal Mendadak Seusai Bertransaksi di Bank, Ini Dugaan Penyebabnya

Menurut Lukman, warga tidak diberikan jaminan keamanan oleh pemerintah, apalagi banyak karyawan di Hotel Silik yang tinggal di wilayah sekitar Kelurahan Dago. Hal ini dirasakan sangat mengkhawatirkan.

"Kenapa harus di Hotel Silk, kenapa tidak di hotel lain seperti di Jayakarta yang lebih lengkap dibandingkan di sini," katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan jika saat ini Pemerintah Kota masih menjalin komunikasi dengan warga untuk mencari solusi dari masalah yang ada.

"Negosiasi sedang berjalan, karena inikan untuk kepentingan bersama, bisa dibayangkan kalau sekarang kita sudah memiliki rencana target lokasi kemudian semuanya menolak kemudian itu tidak bisa dilaksanakan kemudian kasus meningkat kita butuh tempat itu, itu apakah kita harus saling menyalahkan? Tidak harus begitu," ujar Ema.

Pemerintah, kata dia, terus berupaya menambah tempat isolasi pasien Covid-19 termasuk Hotel Silik sebagai antisipasi jika tempat isolasi di tempat lain penuh.

"Ya, kan kita begini ada peribahasa sedia payung sebelum hujan daripada kasus meledak kemudian kita tidak siap. Seperti sekarang tempat isolasi mandiri yang ada di Kecamatan, itu terlepas dipakai atau tidak, yang penting sudah ada," katanya.

Baca juga: Letda Sofyan Meniti Karier dari Prajurit Dua, Menangis Saat Dilantik Jenderal Andika Jadi Perwira

Baca juga: Anda Pernah Lihat Patung Kucing Melambai-lambai? Ternyata itu Ada Maknanya, Nih Penjelasannya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved