Breaking News:

Harga Ikan Tangkap di Indramayu Naik, Tapi Nelayan Justru Alami Kerugian, Ini Peyebabnya

ikan tongkol yang awalnya berada di kisaran Rp 10 ribu naik menjadi Rp 20 ribu per kilogram.

handhika Rahman/Tribuncirebon.com
Aktivitas lelang ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong Indramayu, Minggu (31/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Harga ikan tangkap di Kabupaten Indramayu naik.

Seperti yang terlihat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong Indramayu, hampir seluruh jenis ikan mengalami kenaikan harga.

Manager TPI Karangsong Indramayu, Agung Teja Legawa mengatakan, naiknya harga disebabkan oleh jumlah hasil tangkap nelayan yang menurun drastis.

Hal itu disebabkan oleh cuaca buruk yang diakibatkan oleh angin musim barat.

Baca juga: Cuaca Buruk Banyak Nelayan Tak Berani Melaut, Pasokan di TPI Karangsong Indramayu Menurun Drastis

Baca juga: Pendapatan TPI Karangsong Indramayu Anjlok, Biasanya Sumbang PAD hingga Rp 1 Miliar, Ini Sebabnya

"Kalau untuk harga ikan memang naik setelah sebelumnya turun gara-gara pandemi," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di TPI Karangsong Indramayu, Minggu (31/1/2021).

Agung Teja Legawa mengatakan, seperti ikan tongkol yang awalnya berada di kisaran Rp 10 ribu naik menjadi Rp 20 ribu per kilogram.

Kemudian, ikan tenggiri dari semula Rp 38 ribu, sekarang menjadi Rp 50 ribu, dan lain sebagainya.

Walau mengalami kenaikan harga, namun pendapatan nelayan di Kabupaten Indramayu justru menurun.

Seperti yang dialami Ramli (29), ia mengaku baru pulang dari perairan Kalimantan. Namun, hasil yang didapat justru merugi.

Ramli tidak menyebut secara pasti hasil tangkapannya tersebut. 

Hanya saja, disampaikan Ramli, hasil yang didapat jauh lebih minim dibanding ongkos yang dikeluarkan.

Selama melaut ke sana, ia yang merupakan nakhoda kapal bersama para Anak Buah Kapal (ABK), diketahuilebih banyak berlindung ketimbang sibuk mencari ikan.

"Berlindung saja sih, karena kan mau kerja juga gak bisa, kita kan mikirnya pengen keselamatan dulu, kalau rezeki mah kalau cuacanya lagi enak ketemulah rezekinya," ujar dia.

Baca juga: Dentuman Kencang Sempat Hebohkan Warga Sukabumi Berlangsung 7 Detik, Ini Penjyebabnya Kata BMKG

Baca juga: Adang Terkapar Bersimbah Darah dengan Puluhan Luka Tusuk di Sekujur Tubuhnya, Diduga Dikeroyok

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved