Breaking News:

Di Kota Bandung Relawan Pemikul Jenazah Covid-19 Resmi Jadi Pekerja Harian Lepas

Dengan dimulainya proses administrasi perekrutan ini, kata Bambang, para pemikul untuk menjadi PHL ini sudah dipastikan terakomodir.

Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Ilustrasi: Tim Satgas Covid-19 Majalengka memakamkan jenazah warga pasien suspek Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari sudah bertemu dengan para relawan pemikul jenazah Covid-19 di kantor Distaru Jumat 29 Januari 2021.

Dalam kesempatan itu, Bambang menyosialisasikan proses perekrutan relawan menjadi pekerja harian lepas ( PHL) di bawah Distaru kepada 35 orang relawan pemikul jenazah Covid-19.

Kepala Distaru Kota Bandung, Bambang Suhari mengatakan, pertemuan itupun sekaligus ditindaklanjuti dengan penandatanganan lamaran sebagai administrasi tahap awal.

"Distaru mengimplementasikan kebijakan pak Wali Kota Bandung. Sudah ada arahan pak Sekda berkaitan dengan teknis administrasi penganggaran,” ujar Bambang, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/1/2021).

Dengan dimulainya proses administrasi perekrutan ini, kata Bambang, para pemikul untuk menjadi PHL ini sudah dipastikan terakomodir.

Sehingga para pemikul pun kini berada di bawah naungan Distaru.

"Tadi sudah membuat komitmen, sebagai bagian dari Distaru wajib mentaati aturan, menerapkan protokol kesehatan dan ikut serta mensosialisasikan 3M, terutama pada saat prosesi pemakaman," katanya.

Bambang mengungkapkan, para pemikul ini akan diikat kontrak untuk jangka waktu satu tahun.

Pihaknya belum dapat memastikan apakah akan berlanjut atau tidak setelah pandemi Covid-19 berakhir.

Semuanya, kata dia, akan disesuaikan dengan hasil evaluasi kinerja dari masing-masing PHL.

Baca juga: Reaksi Putri Anne Lihat Suaminya Arya Saloka dan Amanda Manopo Mesra di TikTok Awards Jadi Sorotan

Baca juga: Rizky Billar Balas Pujian Lesti Kejora dengan Kata Tak Pantas, Padahal Ia Dipuji Ganteng Bak Raja

“Mereka akan direkrut sebagai PHL selama tahun 2021. Adapun kalau ada keinginan nanti kita akan lihat prestasi dan kinerja dalam proses pemakaman, seperti PHL- PHL yang lain juga. Termasuk imbalan honorarium per bulan sama seperti PHL yang lain,” katanya.

Para PHL ini nantinya akan mendapat arahan teknis dari petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut.

Termasuk masalah pengaturan jadwal piket, semuanya diserahkan kepada para pemikul dan petugas UPT di TPU Cikadut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved