Selasa, 14 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Akan Wajibkan Anggota Beragama Islam Baca Kitab Kuning, MUI: Luar Biasa

Baru-baru ini, saat lakukan kunjungan ke PBNU, Listyo kembali membahas rencananya yang akan mewajibkan polisi beragama Islam membaca Kitab Kuning.

Editor: Machmud Mubarok
Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri di Istana Negara, Jakarta 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin
TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bakal mewajibkan anggota polisi yang beragama Islam untuk membaca Kitab Kuning.
Hal itu pertama kali disampaikan Listyo saat menjalani fit and proper test di Gedung DPR RI sebelum dilantik Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.
Baru-baru ini, saat lakukan kunjungan ke PBNU, Listyo kembali membahas rencananya yang akan mewajibkan polisi beragama Islam membaca Kitab Kuning.
Menanggapi rencana Kapolri pengganti Idham Azis itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, Oman Komarudin mengatakan, langkah yang diambil Kapolri itu luar biasa.
"Luar biasa," ujar Oman kepada Tribubjabar.id via telepon, Jumat (29/1/2021).
Oman menuturkan, pihaknya sangat mendukung langkah Kapolri baru itu, pihaknya juga siap berkolaborasi mengajarkan polisi beragama Islam untuk membaca Kitab Kuning.
"Kalau memang seperti itu saya sangat mendukung sekali, kalau memang setiap polisi (beragama Islam) harus bisa baca kitab, saya sangat mendukung sekali," jelasnya.
Dilantik Presiden

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (27/1/2021) pukul 09.40 WIB.

Tidak hanya melantik sebagai Kapolri, Sigit juga mendapatkan kenaikan pangkat dari Komjen menjadi Jenderal.

Pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan terhadap Sigit berjalan mulus pada Rabu (20/1/2021).

Dari sembilan Fraksi di Komisi III DPR RI resmi menyetujui pengangkatan Sigit sebagai Kapolri.

Seperti diketahui, Sigit merupakan calon tunggal Kapolri yang dipilih oleh Presiden Jokowi untuk menggantikan Kapolri saat ini, Jenderal (Pol) Idham Azis.

Adapun Idham Azis akan memasuki masa pensiun pada akhir Januari 2021.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (27/1/2021) pukul 09.40 WIB.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (27/1/2021) pukul 09.40 WIB. (tangkap layar Youtube Sekretariat Presiden)

Baca juga: Usai Dilantik Jadi Kapolri, Listyo Sigit dan Istri Bakal Upacara Serah Terima Panji Polri

Baca juga: Komjen Listyo Sigit Akan Dilantik Jadi Kapolri Setelah Jokowi Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap II

Setelah uji kepatutan dan kelayakan terhadap Sigit digelar pada Rabu (20/1/2021), rapat paripurna DPR mengesahkan keputusan Komisi III yang menyetujui pengangkatan Sigit sebagai Kapolri.

Persetujuan tersebut kemudian disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani kepada Presiden Jokowi melalui surat, dan diterima pihak Istana Kepresidenan pada, Jumat (22/1/2021).

Sebelumnya, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengungkap, ada sejumlah alasan yang mendasari Jokowi memilih Sigit, mulai dari faktor kapabilitas hingga loyalitas.

"Kan semua ada kriteria. Kapasitas, kapabilitas, loyalitas, integritas, itu bagian dari semua itulah," kata Moeldoko pada Rabu (20/1/2021).

Moeldoko mengatakan, seorang pemimpin puncak mempunyai tanggung jawab yang luar biasa.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (27/1/2021) pukul 09.40 WIB.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (27/1/2021) pukul 09.40 WIB. (tangkap layar Youtube Sekretariat Presiden)

Baca juga: Jokowi Lantik Listyo Sigit Jadi Kapolri pada Rabu Pon Besok, Ini Maknanya

Baca juga: Sidarto Danusubroto dan Nasihat untuk Jokowi: Salut, Presiden Calonkan Komjen Listyo Jadi Kapolri

Tanggung jawab tersebut hanya dapat diemban oleh seseorang dengan kemampuan luar biasa pula.

Menurut Moeldoko, kapabilitas dan kapasitas Listyo dalam mengadopsi berbagai persoalan sudah terbukti baik.

Tak hanya itu, lanjut Moeldoko, seorang pemimpin juga harus berjiwa loyal terhadap negara.
Integritas atau sejalannya kata dengan perbuatan juga tak bisa ditawar.

"Jadi semua agregat dari indikator-indikator yang dikenali dari awal itu memuculkan sebuah agregat.

"Dan agregat itu seseorang akan dipilih, begitu. Jadi bukan karena macam-macam, jangan diartikan macam-macam," ujarnya. (*)

 
Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved